Tag Archives: Paralayang

3 Lokasi Paralayang Yang Harus Dicoba

3 Lokasi Paralayang Yang Harus Dicoba

Olahraga ini memang tidak bisa dilakukan disembarang tempat. Lokasinya harus memenuhi beberapa spesifikasi untuk bisa digunakan. Ketinggian dan kontur menjadi beberapa diantaranya. Beruntunglah tanah air kita dianugerahi alam yang luar biasa. Banyak spot yang bisa digunakan untuk lokasi paralayang. Bahkan beberapa diantaranya sudah dipakai untuk kejuaraan internasional. Buat anda pecinta paralayang, setidaknya ada 3 lokasi paralayang yang harus dicoba.

3 Lokasi Paralayang Yang Harus Dicoba

3 lokasi paralayang ini selain memang sesuai dari segi kelayakan juga mempunyai keindahan alam yang sayang untuk dilewatkan. Jadi disamping menyalurkan hobi, anda juga bisa sekaligus menikmati keindahan alamnya. Khusus untuk anda, inilah 3 lokasi tersebut :

  • Gunung Banyak, Batu Malang

Melihat sunrise dari lokasi ini adalah suatu kenikmatan tersendiri. Ini salah satu nilai plus dari lokasi paralayang yang satu ini. Gunung Banyak sebagai lokasi paralayang sendiri sudah terkenal tidak hanya dikancah nasional tapi sampai internasional. Pengakuan dunia internasional akan kelayakan lokasi ini adalah dengan sering terselenggaranya kejuaraan internasional disini. Logikanya kalau sudah tembus kelas internasional apalagi kejuaraan nasional pasti sudah sering dilakukan disini. Jadi kalau bicara kelayakan sudah sangat layak sekali tentunya. Satu – satunya kelemahan dari tempat ini adalah cuma bisa dilakukan pada hari libur dan weekend saja.  

  • Bukit Timbis, Kuta Bali

Bicara keindahan, Kuta Bali adalah tempat yang tidak usah diragukan lagi keindahannya. Seperti umumnya alam pulau Bali yang eksotis, lokasi ini pun memang eksotis. Daya tariknya tidak hanya diakui oleh wisatawan lokal tapi juga mancanegara. Pulau Bali memang lokasi tujuan wisata no 1 tanah air. Nah, bayangkan jika anda melihat keindahannya dengan cara terbang santai di atasnya, pasti luar biasa sekali. Berita baiknya, anda bisa melakukannya dengan aktifitas paralayang di Bukit Timbis yang lokasinya tidak jauh dari pantai Kuta. Memang pasti anda akan merogoh kocek yang tidak sedikit, tapi jangan khawatir,ini pasti seimbang dengan apa yang anda dapatkan. Jadi, kalau anda ke Bali, cobalah datangi lokasi ini dan nikmatilah sensasinya.

  • Puncak Lawang, Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat

Pernah tahu lagu negeri lagu “negeri di atas awan”? Lagu  yang menunjukan pemujaan terhadap keindahan dan kedamaian negeri tersebut. Nah, kalau Puncak Lawang justru mendapat julukan “surge di atas awan”. Pengakuan yang luar biasa yang menunjukan betapa indahnya spot paralayang yang satu ini. Eksotisme yang disuguhkan melalui pemandangan danau Maninjau yang dikelilingi bukit hijau yang seakan dipayungi oleh awan putih. Lokasi yang sering dijadikan tempat penyelenggaraan kejuaraan nasional dan internasional ini diklaim sebagai salah satu spot paralayang terbaik se-Asia Tenggara.

Nah, have fun ya.

Beberapa Istilah Paralayang Yang Harus Diketahui

Beberapa Istilah Paralayang Yang Harus Diketahui

Anda tertarik dengan olahraga aerodinamik? Paralayang bisa menjadi opsi yang menarik untuk anda pilih. Ada 2 hal yang bisa anda dapatkan dari olahraga ini. Sensasi terbang melayang dan kesempatan menikmati indahnya pemandangan dari atas ketinggian. Kombinasi yang sempurna bukan? Anda pasti akan menyukainya. Tapi sebelum anda menekuni hobi ini, ada baiknya anda mengetahui seluk beluknya. Ada beberapa istilah paralayang yang harus diketahui sebelumnya.

Beberapa Istilah Paralayang Yang Harus Diketahui

Paralayang mempunyai banyak istilah yang sering digunakan. Jika anda mengetahui sebelumnya, maka akan mempermudah anda ketika mulai menekuni hobi ini. Meski tidak semuanya diketahui tapi minimalnya tidak terlalu buta atau ketinggalan dari yang lebih dulu menekuni paralayang. Berikut adalah istilah – istilah paralayang tersebut :

Baca juga beberapa perlengkapan paralayang yang mesti kamu pakai ketika melakukan olahraga ini. Simak tips nya di cumahobi.com

  • ATZ kependekan dari aerdrome traffic zone.
  • Attitude yaitu sudut yang terbentuk antara aerofoil dengan horizon.
  • Brake yaitu alat untuk mengatur atau mengontrol arah terbang dan mengurangi kecepatan.
  • Cross country yaitu istilah paralayang untuk  melakukan terbang dengan jarak sejauh mungkin dan waktu selama mungkin.
  • CEN yaitu badan yang mengurusi sertifikasi tentang standarisasi glinder di Eropa.
  • Drag ailerons yaitu sistem kemudi.
  • End cell closure yaitu suatu kondisi ketika inflate sebuah glinder dimana ujung canopy tidak membuka dengan sempurna.
  • Flight plan yaitu perencanaan jalur penerbangan sebelum melakukan penerbangan.
  • Final leg yaitu bagian akhir dari sebuah jenis landing approach.
  • Glinder yaitu alat terbang yang memanfaatkan grafitasi.
  • Harness yaitu tempat bergantung pilot.
  • Heading yaitu arah glider terbang.
  • Initiation point yaitu titik di area landing approach dimana proses patern landing dimulai.
  • Kitting yaitu penginflatan canopy yang dikarenakan olehh kondisi angin tertentu dan menjaga untuk tetap berada di atas dengan melakukan pengontrolan.
  • Landing zona  yaitu tempat atau lokasi terbuka untuk landing.
  • Landing approach yaitu teknik yang digunakan untuk melakukan landing.
  • MSL (mean sea level) yaitu tingkat ketinggian di atas permukaan laut.
  • Minimum sink rate yaitu nilai rata – rata terendah kecepatan penurunan canopy.
  • Over development yaitu pertumbuhan awan cumulus melebihi normal yang dapat menghasilkan sebauh daerah badai.
  • Profile yaitu gambaran bentuk dari airfoil.
  • Profile drag adalah hambaran yang ada pada sayap.
  • Root yaitu titik tengah dari canopy.
  • Sheath yaitu bagian luar dari suspension lines yang berfungsi sebagai pengaman.
  • Trailing edge yaitu sayap bagian belakang.
  • Upwing yaitu melakukan penerbangan dengan menuju arah datangnya angina.
  • Vario meter yaitu alat untuk mengukur besaran naik dan turunnya glider.
  • Wind sock yaitu kain yang berfungsi sebagai penunjuk arah mata angin.
Mengenal Paralayang

Mengenal Paralayang

Bisa terbang seperti layaknya superman memang menyenangkan. Tapi itu cuma cerita komik atau sekedar film saja. Pada dasarnya memang manusia tidak mempunyai kemampuan terbang. Tapi untuk sekedar sedikit merasakan sensasi terbang, bisa anda rasakan melalui paralayang. Walaupun memang tidak sesempurna terbang tanpa alat seperti superman. Tapi lumayanlah. Bagi anda yang hobi olahraga ekstrim, mengenal paralayang dalam arti mencobanya merupakan suatu yang kayaknya harus dilakukan.

Mengenal Paralayang

Paralayang termasuk olah raga yang jarang diminati sebagai hobi yang rutin dilakukan. Ada beberapa hal yang membuat hal itu terjadi, yaitu :

  • Termasuk olahraga yang relatif mahal

Sebagai gambaran untuk sekali paralayang, anda harus mengeluarkan dana tidak sedikit. Minimal 300ribuan harus anda siapkan untuk paket terendah. Belum lagi anda harus menyiapkan dana dari tempat tinggal anda ke lokasinya.

  • Tempatnya terbatas

Kalaupun banyak peminatnya, tempat yang bisa paralayang sangat terbatas sekali jumlahnya. Bisa jadi sangat jauh dari lokasi tempat tinggal anda. Selain memerlukan waktu, juga biaya yang tidak sedikit terntunya. Hal ini menjadikan olah raga atau hobi ini menjadi kurang diminati.

  • Termasuk yang beresiko tinggi

Anda bayangkan, anda terbang tanpa menggunakan mesin dengan hanya mengandalkan angin dan parasut. Ini sangat beresiko sekali. Diperlukan keterampilan khusus untuk melakukannya. Dan itu bisa didapat melalui latihan rutin dan jam terbang. Itulah kenapa untuk yang pemula atau pertama kali, biasanya tandem dulu dengan professional penerbang paralayang atau instrukturnya. Olah raga ini juga membutuhkan nyali yang besar karena termasuk olah raga ekstrim. Untuk yang phobia ketinggian pasti tidak akan sanggup melakukan olah raga ini. Walaupun memang sebenarnya ini bagus untuk terapi bagi yang phobia ketinggian. Karena phobia itu memang harus dilawan. Tapi tetap saja bukan hal yang mudah untuk dilakukan.

Olah raga ini sendiri muncul pertama kali pada sekitar tahun 1950-an. Dan mulai masuk ke tanah air sekitar tahun 1980-an. Induk organisasi ini adalah PLGI atau Persatuan Layang Gantung Indonesia dibawah naungan FASI (Federasi Aero Sport Indonesia). Walaupun tidak sepopuler olah raga lain, olah raga ini bertahan sampai sekarang dengan peminat terus bertambah walaupun tidak signifikan.

Simak juga beberapa manfaat melakukan olahraga paralayang. Baca selengkapnya di cumahobi.com

Alam Indonesia yang berbukit – bukit dan bergunung – gunung seharusnya menjadi modal yang cukup untuk berkembangnya olah raga ini. Seharusnya menjadikan tempat atau lokasi paralayang banyak tersebar. Faktanya tidak demikian, lokasi atau tempat olah raga ini terbatas sekali dibanding luasnya wilayah Indonesia. Kurangnya peminat karena faktor – faktor tadi di atas menjadikan orang yang ingin menyediakan lokasi dan fasilitas olah raga ini berfikir ulang, apalagi peralatannya tidak murah.

Tapi, dibalik semua itu tidak ada salahnya anda sekali saya mencobanya.

Wow, 7 Manfaat Paralayang Baik Secara Fisik dan Mental

Baik sebagai olahraga rekreasi dan kompetitif, paralayang memberikan Anda sensasi yang luar biasa saat meluncur dengan parasut dari ratusan kaki di atas bumi dan menawarkan perspektif yang unik dari lingkungan sekitarnya. Tidak hanya itu kegiatan populer saat berlibur ini, tetapi menawarkan banyak manfaat kesehatan, baik secara fisik dan mental.

Berikut adalah 10 manfaat kesehatan dari paralayang:

  1. Outdoor:

Berolahraga di luar rumah  itu sehat ; udara segar, sinar matahari dan paparan alam semua berkontribusi  untuk mendorong sistem kekebalan tubuh. Vitamin D dari matahari akan memberikan kontribusi untuk tulang dan gigi yang kuat dan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Kekurangan vitamin D dapat menempatkan Anda pada risiko untuk osteomalacia (tulang lunak) atau osteoporosis (tulang rapuh).

  1. Adrenalin:

terbang di antara langit, kemungkinan membuat adrenalin Anda memuncak. tubuh Anda merespon aliran adrenalin, membawa perasaan senang dan gelombang energi. Adrenalin adalah mekanisme bertahan hidup, yang diperlukan untuk kesehatan secara keseluruhan. Anda merasa bersemangat dan energik, dengan meningkatnya kesadaran akan hal di sekitar Anda ketika Anda mengambang di langit.

  1. Keseimbangan tubuh:

Paralayang membutuhkan latihan inti dan otot-otot postural yang mendalam pada batang tubuh dan panggul, dan otot-otot paha. Olahraga ini akan memperkuat semua otot di bagian tengah tubuh Anda, memberikan lebih banyak kekuatan untuk otot Anda yang lain dan mengurangi risiko cedera selama kegiatan sehari-hari dan latihan berat.

Baca Juga : Seberapa Aman Paralayang? Cari Jawabannya DI SINI!

  1. Memberikan kekuatan tubuh bagian atas:

Olahraga seru ini akan membangun kekuatan lengan atas dalam mengendalikan parasut. Memiliki tubuh bagian atas yang kuat meningkatkan fleksibilitas Anda, mobilitas dan jangkauan gerak. Jika kekuatan tubuh bagian atas Anda memburuk  karena usia yang mulai tua, Anda lebih rentan terhadap cedera, penyakit dan kualitas hidup berkurang.

  1. Menghilangkan stres:

Ketika Anda paralayang, Anda fokus pada apa yang Anda lakukan dan tidak ada yang lain. Anda melupakan semua kekhawatiran Anda dan gangguan yang biasa Anda hadapi. Fokus ini akan intens dengan meningkatnya adrenalin yang membuat Anda merasa dibersihkan baik secara mental dan fisik.

  1. Menghadapi ketakutan Anda:

Jika Anda memiliki rasa takut akan ketinggian, ini adalah cara yang bagus untuk membantu Anda menyadari bahwa Anda lebih kuat dari apa yang Anda pikirkan sebelumnya. Dengan mencoba jenis olahraga ekstrim ini, Anda membuktikan kepada diri sendiri bahwa Anda mampu melakukan apa saja yang Anda pikirkan selama ini negative.

  1. Pemandangan menakjubkan:

Saat Anda berada ribuan kaki di udara, anda hanya akan melihat keindahan dunia, nuansa kebebasan, dan intensitas kehidupan, segala sesuatu tentang cara Anda melihat dunia berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih positif dan optimis.

Seberapa Aman Paralayang? Cari Jawabannya DI SINI!

Semua yang perlu Anda ketahui tentang paralayang kami akan berikan informasinya. Karena sebagai salah satu olahraga ekstrim yang cukup populer dan digemari di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Anda harus mengetahui lebih detail, lebih dalam mengenai salah satu olahraga yang dimana adrenalin Anda akan memuncak, yang akan menciptakan sensasi tersendiri.

Belajar terbang seperti burung rajawali mungkin tidak mungkin, tetapi melonjak seperti elang adalah sesuatu yang bisa Anda  harus coba dan Anda rasakan lewat olahraga paralayang. Bagi orang-orang yang memiliki impian terbang, sekarang adalah waktu untuk mewujudkannya. Latihan olahraga ini, mungkin akan menjadi cara termudah, dan cara tercepat untuk belajar terbang.

Pertanyaan besar adalah bagaimana Anda memulai? Sebelum Anda Belajar olahraga ini, Anda harus  menyadari bahwa olahraga outdoor satu ini mungkin tidak untuk Anda. Anda mungkin memiliki ketakutan akan ketinggian, bahwa Anda tidak dapat mengatasinta. Kadang-kadang, orang hanya tidak menyukainya. Namun, satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah untuk keluar dan mencoba. Seperti yang mereka katakan, “lebih baik untuk mencoba dan gagal daripada gagal untuk mencoba.”

Baca Juga : Mengenal Sejarah Paralayang Dunia dan Indonesia

Paralayang relatif aman, mudah dipelajari, dan terjangkau. Membeli parasut untuk olahraga ini adalah jauh lebih murah daripada membeli pesawat terbang atau pesawat glider. Bahkan, Anda bahkan tidak perlu izin untuk terbang. Anda dapat membawanya dengan mudah dan tidak memerlukan peralatan khusus untuk transportasi. Kebanyakan alat-alat kebutuhan olahraga terbang satu ini, hanya mempunyai berat hanya 30 pound dan itu tidak terlalu berat, untuk Anda segera berkemas pergi di bukit yang sudah dibuat khusus sebagai landasan atau memulai terbang.

Dari sudut pandang keamanan, belajar  olahraga ekstrim ini akan memberikan Anda kontrol lebih saat memulai maupun melandas ke darat.  Anda akan memiliki kontrol dari lepas landas, Anda dapat memilih seberapa tinggi Anda akan terbang. Mengetahui hal ini akan memudahkan pikiran Anda dan memberi Anda kepercayaan diri untuk belajar terbang seperti burung elang.

Anda akan diajarkan oleh instruktur yang sudah ahli, yang akan membimbing Anda dari belakang saat Anda belajar terbang  dari yang rendah, sedang sampai yang lebih  tinggi. Smeua sudah ada catatannya, dan sudah diverifikasi keamanannya.  Awalnya Anda akan meluncur lebih lambat dari pesawat terbang layang sehingga memberikan Anda lebih banyak waktu untuk bereaksi, berimajinasi, dan bahagia melihat pemandangan dari jarak ribuan kaki. Anda tidak diharuskan untuk melompat dari tebing atau gunung. Anda akan mempunyai kesempatan yang luar biasa, dan pengalama yang indah tak terlupakan apabila Anda mencoba salah satu olahraga ekstrim yang cukup aman ini. awalnya, Anda pasti mempunyai ketakutan apabila baru memulainya. Tapi percayalah, itu akan membuat Anda ketagihan untuk tetap terbang seperti burung elang.

Mengenal Sejarah Paralayang Dunia dan Indonesia

Paralayang adalah cabang olah raga terbang bebas dengan menggunakan parasut. Tujuannya bisa untuk rekreasi atau kompetisi. Bagi para pecinta olah raga adrenalin, sudah pasti Anda tahu tentang olah raga yang satu ini. Namun, Anda jangan merasa menjadi pecinta kalau belum paham betul sejarahnya. Yuk, kita mengenal sejarah paralayang dunia dan Indonesia.

Jenis olah raga ini mulai muncul pada awal tahun 80-an. Tidak jelas siapa yang memulainya. Hanya saja di tahun 1940, Dr. Francis Rogallo menciptakan layang-layang yang menjadi cikal bakal terjun payung dan gantolle. Pada tahun 1960, Pierre Leoigne menyempurnakan kembali bentuk parasut untuk terjun statis yang awalnya berbentuk bulan menjadi parasut terjun yang dikenal sebagai parasut Para Commander (PC) yang mempunyai kelebihan bisa digerakan dan dikontrol lebih baik dari parasut sebelumnya.

Perkembangan parasut terjadi saat Domina Albert dari Amerka menciptakan parasut terjun payung persegi dengan dua permukaan yang masing-masingnya dipisahkan oleh rongga-rongga yang disebut sel dan berkonsep Ram Air. Parasut Domina ini dikenal dengan nama Parafoil karena akan mengembang jika ada lintasan udara yang terperangkap di dalam sel. Nah, konsep inilah yang mengilhami langsung terciptanya olah raga paragliding.

Baca Juga : Ini Dia, 5 Lokasi Terbaik Pecinta Paralayang

Tahun 1978, dengan menggunakan parasut yang disempurnakan, beberapa penerjun Eropa sukses melakukan lepas landas dari sebuah lereng terjal. Lalu disusul oleh pe-ski Swiss yang meluncur dari lereng bersalju di Engadine.

Di Indonesia sendiri baru dikenal di awal tahun 1990. Munculnya jenis olah raga ini ditandai dengan terbentuknya Kelompok Mega Raya Paralayang Indonesia (MERAPI) di Yogyakarta. Pencetusnya adalah (Alm) Dudy Arief Wahyudi dan Gendon Subandono. Melalui majalah dan belajar mandiri, kedua orang tersebut menjadikan bukit-bukit pasir di Parangtritis sebagai tempat latihan awal olahraga ini. Pada tahun ini, penulis David A. Teak mulai merasakan nikmatnya terbang dengan menggunakan parasut tipe Drakkar produksi Parachute de France tahun 1987. Di tahun 1991, Ferry Maskun, Daweris Taher, Bismo dan Wien Suharjo menambahkan jajaran nama di komunitas tersebut.

Dulu, olah raga ini disebut Terjun Gunung namun diubah menjadi paralayang. Peresmian ini dilakukan di Gunung Haruman saat berlangsunya Eksebisi Layang Gantung dan Paragliding pada tanggal 22-23 Mei oleh Klub Gantolle Bandung.

Di Indonesia, olah raga terjun bebas jenis ini berada di bawah naungan Pordirga Layang Gantung Indonesia (PLGI), sementara PLGI sendiri berada di bawah FASI (Federasi Aero Sport Indonesia). Sementara untuk skala internasional, olahraga ini berada di bawah Commission Internationale du Vol Libre (CIVL) di bawah naungan FAI.

Wilayang Indonesia yang berbukit dan memiliki banyak pegunungan tinggi sangat potensial untuk perkembangan olahraga yang satu ini. Tinggal memilih lokasi yang menarik dan menantang, serta berlisensi FASI, Anda akan disuguhkan pengalaman yang tak terlupakan.

Memicu Adrenalin, Ini Dia Tips-tips Bagi Paralayang Pemula

Paralayang muncul pada awal tahun 80-an. Ini merupakan cabang dari olahraga terbang bebas. Dengan mengunakan parasut yang bisa diterbangkan untuk mengangkat tubuh, olah raga ini biasanya dilakukan di lereng bukit atau gunung yang bisa memanfaatkan angin. Siapa pun bisa melakukan olah raga ini, baik pria maupun wanita. Kalau di bawah 17 tahun, biasanya harus meminta izin orang tua dengan dipandu oleh ahlinya. Nah, bagi Anda yang mulai tertarik terhadap jenis olah raga yang memicu adrenalin, ini dia tips-tips bagi paralayang pemula:

  • Siapkan kondisi keuangan Anda

Olah raga jenis ini boleh dikatakan mahal. Sekali penerbangan, Anda harus mengeluarkan kocek sekitar 300 ribu – 600 ribu. Namun ini tidak akan sebanding dengan kepuasan dan pengalaman seru Anda ketika berada di udara.

  • Siapkan kesehatan Anda

Periksakan kesehatan diri Anda sebelum melakukan olah raga ini. Periksa di sini meliputi jasmani dan rohani. Ini sangat penting untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Bayangkan jika Anda sedang masuk angin dan memaksa terbang, atau Anda yang sedang depresi lalu memaksa untuk loncat dari parasut saat di ketinggian. Tentu ini akan membahayakan jiwa Anda, bukan?

  • Pilih tempat paralayang yang berkualitas

Bagi pemula, ketakutan adalah hal wajar yang menyerang diri. Untuk itu, sebelum melakukan olah raga ini, disarankan agar memilih tempat paralayang dengan kualitas dan fasilitas bersertifikat FASI (Federasi Aeoro Sport Indonesia). Dengan begitu, ketika Anda terbang tinggi, Anda tak perlu merasa khawatir jatuh.

Baca Juga:Ini Dia, 5 Lokasi Terbaik Pecinta Paralayang

  • Gunakan peralatan dengan baik

Perlengkapan utamanya antara lain parasut utama dan cadangan, harness (sabuk), dan helmet. Perlengkapan pendukung yang diperlukan antara lain variometer, radio/ HT, GPS, windmeter, peta lokasi terbang, dll. Sedang perlengkapan  pakaian penerbang antara lain baju terbang, sarung tangan dan sepatu boot.

  • Ikuti perintah instruktur saat hendak terbang

Sebelum mempunyai lisensi terbang, Anda akan dipandu oleh instruktur yang ditunjuk untuk menemani penerbangan. Instruktur tersebut biasanya duduk di belakang Anda. Intrukstur inilah yang nantinya akan mengendalikan parasut agar stabil hingga ke lokasi pendaratan. Oleh karena itu, kerja sama Anda dan instruktur sangat dibutuhkan apalagi menjelang terbang. Berlari jika disuruh berlari. Jangan sampai berhenti atau melompat apabila tidak diminta demikian.

  • Jangan panik saat di ketinggian

Ketika di ketinggian, usahakan jangan panik sebab hal ini akan menganggu konsentrasi instruktur. Sebelum terbang, pihak operator memberi Anda tongsis dan menyediakan kamera (biasanya terpasang di helmet). Silahkan ber-selfie ria dan tunjukkan bahwa Anda bisa menaklukan di ketinggian. Setelah itu, pajang foto tersebut di media sosial. Banjir pujian akan menghampiri Anda.

  • Ikuti perintah instruktur saat turun

Fase terakhir olahraga ini adalah landing (turun). Fase ini juga terbilang penting dan masih membutuhkan kerja sama dengan instruktur agar tidak terjadi cedera kaki saat landing.

Ini Dia, 5 Lokasi Terbaik Pecinta Paralayang

Bagi kita yang gemar terhadap olah raga yang bisa memacu adrenalin, Paralayang bisa menjadi pilihan tepat. Paralayang adalah salah satu cabang olahraga terjun bebas dengan menggunakan parasut sebagai penopang tubuh di saat terbang. Beruntung sekali kita berada di Indonesia. Kondisi tofografinya yang banyak lereng dan gunung memungkinkan kita menemukan titik-titik terbaik melakukan olahraga jenis ini. Ini dia, 5 lokasi terbaik pecinta paralayang:

  • Puncak Lawang

Puncak Lawang terletak di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.Tempat ini juga dijuluki ‘surga di atas awan’ karena ketika kita berada di atas, kita disuguhkan dengan pemandangan Danau Maninjau yang dikelilingi bukit hijau serta dipayungi awan putih yang menakjubkan. Dengan ketinggian 700 meter dari lokasi pendaratan di Bayur, ini memungkinkan kita bisa terbang lebih lama dibandingkan di kawasan Puncak, Jawa Barat yang hanya sekitar 250  meter.

Baca Juga : Tips Liburan Ala Traveling yang Hemat dan Seru

  • Wisata Paralayang, Batu Malang City Tour

Tepatnya adalah di Gunung Banyak, dan titik pendaratan terletak di daerah Songgoriti. Dari udara, kita disuguhkan dengan pemandangan alam yang menakjubkan dari objek wisata Kota Batu seperti: Kebun Petik Apel Batu, Alun-alun Kota, Air Terjun Coban, Rondo , dll. Tempat ini dikategorikan sebagai lokasi terbang kelas 1 (mudah)

  • Matantimali

Desa Matantimali terletak di atas pegunungan Verbek, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.Lokasinya yang menghadap ke Lembah Palu dan Teluk Palu memberikan keuntungan para pelaku paralayang.Angin yang menghantam lereng gunung menyebabkan gelombang udara yang dibutuhkan untuk mencapai ketinggian. Selain itu, gelembung panas bumi di kawasan tersebut dimanfaatkan untuk menstabilkan angin. Ditambah dengan kemudahan akses ke lokasi ini (bisa dijangkau oleh kendaraan roda dua dan empat), pemandangan di sekitar Gunung Gawalise dijamin bisa menyejukkan mata kita.

  • Bukit Timbis

Dunia mengklaimnya sebagai spot terbaik dan dicatat sebagai surganya penikmat olahraga udara. Hal ini dikarenakan kawasan ini memiliki aliran angin yang bisa membawa kita terbang dari satu bukit ke bukit lainnya. Terletak di Bukit Timbis, Desa Kutuh, Kuta, Bali ini juga pernah digunakan untuk Asian Beach Games 2008 yang diikuti oleh 18 cabang olahraga dari 42 negara Asia.

  • Bukit Joglo

Sebelum berubah menjadi lokasi favorit di tahun 90-an, awalnya Bukit Joglo merupakan bukti yang banyak ditumbuhi oleh tanaman liar sehingga banyak orang yang tidak tertarik mendatangi bukit ini. Bukit yang terletak di Wonogiri, Jawa Tengah itu mempunyai keadaan cuaca dan geografis yang mendukung serta termasuk ke dalam kategori landasan berkualitas internasional. Dari Bukit Joglo, kita bisa lepas landas dan terbang di udara sampai berjam-jam sembari menyaksikan betapa indahnya alam sekitar bukit yang terlihat biru di bagian waduk dan hijau di bagian hutannya.