Tag Archives: mainan Lego

Sejarah Singkat Dan Manfaat Mainan Lego

Banyak sekali jenis mainan anak dan salah satu mainan yang sangat popular adalah lego. Lego merupakan mainan yang tebuat dari bongkah kotak kecil-kecil yang bisa disusun menjadi bentuk apapun. Mainan lego ini terkenal hingga ke seluruh penjuru dunia, bahkan tidak hanya anak-anak yang menyukainya banyak juga orang dewasa yang hobi mengumpulkan mainan ini.

Bagi anak-anak bermain lego mendatangkan manfaat, terutama untuk perkembangan pola pikir dan kecerdasannya. Anak-anak akan belajar mengembangkan kreativitasnya dengan membentuk lego menjadi apapun yang mereka inginkan. Mainan ini cocok dimainkan oleh anak laki-laki maupun perempuan. Berikut ini ulasan singkat seputar sejarah dan manfaat mainan lego yang perlu Anda ketahui, khususnya bagi para penggemar lego.

Sejarah Mainan Lego

Awal mulanya lego adalah dari sebuah usaha kerajinan kayu Kirk Chiristiansen di kota Billund Denmark. Pada tahun 1916, Kirk membeli toko kerajinan kayu yang sudah berjalan semenjak tahun 1895. Namun pada tahun 1924 toko tersebut terbakar. Kirk tidak patah semangat, ia memulai lagi membangun pabrik kerajinan kayu yang jauh lebih besar. Ia mulai membuat miniature peralatan rumah tangga. Ia terus memprodilsi mebel dan mainan untuk mempertahankanusahanya.

Pada pertengahan tahun 1930-an, mainan yang ia produksi bernama Yo-yo menjadi mainan favorit di masanya, namun hal tersebut tidak berlangsung lama. Untuk mengurangi sampah ia kemudian menggunakan yo-yo untuk roda mainan truk.

Pada tahun 1934, Kirk mengadakan kompetisi untuk para pegawainya untuk memberikan nama baru bagi perusahaannya dengan hadiah anggur. Pada saat itu Kirk sedang mempertimbangkan nama yang dibuatnya sediri yaitu Legio yang diambil dari bahasa Denmark yaitu led godt yang artinya bermain dengan baik.

KemudianKirk memilih nama yang ia buat sendiri, Lego. Pada tahun 1963 bahan mainan yang digunakan diganti menjadi plastic ABS yang sifatnya stabil, tidak mengandung racun, warnanya tidak mudah pudar, tahan panas dan tidak mudah bengkok.

Manfaat Lego

Bongkahan-bongkahan lego dan kepingan lainnya bisa disusun menjadi bentuk apapun juga, bisa orang,  kapal, pesawat, mobil, robot dan berbagai bentuk lainnya. Bahkan lego bisa dibilang bukan lagi sekedar permainan namun media untuk mengasah kreativitas. Ada banyak manfaat lego, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Manfaat permainan ini adalah memberikan stimulus pemikiran 3D.
  • Mengasah keterampilan anak
  • Mengajarkan anak mengenai pemecahan masalah, pengorganisasian dan perencanaan dengan cara konstruksi.
  • Komunikasi dan berpikir dengan kritis.
  • Membangun kreativitas
  • Melatih kesabaran
  • Pengembangan keterampilan pada motorik halus.
  • Melatih koordinasi tangan dan mata.
  • Melatih mengenai matematika, teknik dan geometri.
  • Memahami bagaimana pola yang kompleks.
  • Mengembangkan logika dan penalaran.
  • Belajar bagaimana caranya membuat perencanaan dan mengaplikasikannya.

Demikian pembahasan singkat mengenai sejarah mainan lego dan manfaatnya. Semoga artikel ini menambah informasi bagi Anda.

Seputar Sejarah Singkat Mainan Lego

Hampir semua orang mengenal mainan lego, mainan yang hingga kini menjadi mainan favorit yang tidak hanya disukai oleh anak-anak, namun juga disukai oleh orang dewasa. Mainan legendaris ini berupa balok unik dengan warna warni yang beragam dan ukuran yang sama, bisa disusun menjadi berbagai bentuk.

Mainan asal Denmark ini dibuat oleh seorang tukang kayu. Ada cerita menarik dibalik asal mula mengapa mainan ini akhirnya dibuat.

Asal Mula Mainan Lego

Ole Kirk Christiansen adalah seorang tukang kayu yang lahir pada tanggal 7 April 1891 di daerah pinggiran Denmark tepatnya di Filskov. Ole memilii 9 orang saudara yang dibesarkan sebagai tukang kayu. Dari umur 14 tahun, Ole belajar membuat berbagai kerajinan kayu dari kakaknya yang bernama Bonde Christianse.

Pada tahun 1911, Ole merantau ke Jerman dan Norwergia sebagai kerajinan kayu. Setelah tabungannya cukup, pada tahun 1916 Ole kembali ke Denmark dan mendirikan perusahaan Billund Maskinsnedkeri og Tomreforretning, sebuah toko bangunan dan bengkel kayu.

Terkena Musibah

Pada tahun 1924 terjadi musibah pada toko dan pabriknya, karena anak pertama Ole yang masih balita tidak sengaja memercikan api ke lelehan kayu mengakibatkan kebakarang yang sangat hebat. Beruntung semua anggota keluarganya selamat namun hartanya habis terbakar. Ole tidak patah semangat, dari dana pinjaman ia kembali membangun pabrik yang lebih besar.

Krisis Ekonomi

Pada tahun 1930, Denmark mengalami krisis ekonomi yang lumayan parah. Ole mencari komoditas bayu yang mudah untuk diproduksi dan laku dijual. Akhirnya ia membuat perlengkapan rumah tangga sehari-hari dan mainan yang semuanya terbuat dari kayu.

Baca Juga: Manfaat Mainan Lego Untuk Kecerdasan Anak-Anak

Anak pertama Ole, Godfrend ikut membantu ayahnya membuat mainan kayu, terhitung tahun 1932 sudah 28 jenis mainan yang dibuat dan digemari oleh anak-anak. Tahun 1934 Ole menyadari ternyata mainan kayulah yang paling laku, lalu ia meninggalkan bisnis bangunan dan fokus memproduksi mainan. Di tahun yang sama Ole mengganti nama usahanya dengan nama Lego, diambil dari bahasa Jerman Leg Godt yang artinya bermain baik.

Sejak saat itu Lego dikenal sebagai produsen mainan kayu dengan berbagai macam desain yag menarik. Pada tahun 1940, pertama kalinya lego membuat mainan dari bahan plastik. Tahun 1960 Lego total meninggalkan mainan kayi dan mengembangkan mainan dari bahan plastic saja.

Sampai akhirnya hingga sekarang Lego menjadi mainan yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Tidak sekedar mainan, Lego menjadi barang koleksi yang bisa menjadi investasi menguntungkan.

Cucu Ole,Kjeld Krik Kristiansen adalah keluarga Ole yang terakhir menempati kursi pimpinan perusahaan Lego.Kjeld Krik menjabat sampai tahun 2004 lalu kursi kepemimpinan digantikan oleh  profesional Jorgen Vig Knudstrop hingga kini.

Seiring dengan perkembangan zaman, mainan lego semakin mengembangkanbisnisnya dengan bekerjasamaa membuat lisensi di dunia hiburan, seperti: komik, film dan berbagai macam superhero.

Manfaat Mainan Lego Untuk Tumbuh Kembang Anak

Mainan lego merupakan jenis mainan edukatif yang tidak hanya disukai anak-anak. Banyak para remaja hingga orang dewasa yang mengoleksi mainan ini. Untuk anak-anak mainan ini dapat membantu tumbuh kembang anak, diantaranya adalah sebagai berikut:

Mengajarkan Anak Mengenal Bentuk, Warna Dan Ukuran

Lego memiliki banyak bentuk dan ukuran. Selain itu lego memiliki bermacam-macamwarna yang beragam yang bisa dijadikan media untuk mengenal banyak bentuk dan warna. Dengan banyaknya ragam tersebut membantu anak menyusun bentuk dari mainan lego sambil mempelajari warna-warna dan ukuran besar kecilnya.

Melatih Kemampuan Motorik

Kemampuan motorik dapat diasah dan dilatih, salah satunya adalah dengan mainan. Aktifitas saat bermain lego, anak akan mengambil dari tumpukan lalu memegang dan memasang lego dapat melatih kemampuan motorik. Dengan bermain lego pergerakan dan refleks tubuhnya akan lebih baik.

Mengembangkan Kreativitas Dan Imajinasi

Bentuk lego hanyalah kotak dan tidak memiliki bentuk yang pasti. Namun dengan menyusunnya bisa membuat kotak-kotak tersebut menjadi bentuk yang diinginkan. Hal ini melatih imajinasi dan kreativitas anak. Dampingi anak saat bermain leg, bantu ia untuk melatih imajinasinya dan memikirkan bentuk apa yang mereka inginkan. Dengan demikian membantu anak melatih bagaimana caranya menuangkan gagasan dan bersabar.

Baca Juga: Ceriakan Dunia Anak Dengan Mainan Edukatif

Melatih Anak Bekerjasama Dan Bermain Bersama

Lego bisa dijadikan media bekerjasama dengan teman-temannya menyusun kotak lego menjadi bentuk tertentu. Setelah mereka selesai membuat bentuk, jangan lupa memberi mereka pujian. Hal tersebut akan mengajarkan anak mengenai pentingnya bermain dan bekerjasama. Sebaiknya hindari anak berkompetisi dengan menilai siapa yang membuat bentuk terbaik, karena cara ini malah membuat anak yang kalah menjadi tidak pecaya diri.

Itulah beberapa manfaat lego sebagai mainan edukatif. Namun ada beberapa hal yang mesti orang tua ketahui jika akan memberikan mainan ini untuk anaknya, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Agar mainan efektif membantu tumbuh kembang anak maka penting memilih mainan berdasarkan usianya. Mainan lego bisa dimainkan oleh anak mulai dari yang usia 4 – 11 tahun ke atas.
  • Ada banyak ukuran lego yang bisa Anda pilih. Semakin kecil usia anak, maka lego yang diberikan sebaiknya yang ukurannya besar. Hal ini demi keamanan, menghindar anak menelan mainan. Perhatikan juga bentuk lego, hindari yang ujungnya tajam.
  • Pilih lego yang tingkat kesulitannya sesuai dengan usia dan kemampuan anak. Jangan memberikan lego kepada anak 4 tahu dengan mainan lego yang kesulitannya untuk anak 7 tahun.

Itulah manfaat lego dan beberapa hal yang harus dijadikan bahan pertimbangan jika Anda memberikan mainan lego untuk anak. Selalu damping anak saat bermain, selain mengawasi Anda bisa mengajarkan anak bagaimana mengasah kreativitas dan membantu menstimulasi mainan agar lebih efektif. Semoga artikel ini dapat menambah informasi dan bermanfaat!

Manfaat Mainan Lego Untuk Kecerdasan Anak-Anak

Salah satu jenis mainan edukatif yang bisa membantu tumbuh kembang kecerdasan buah hati Anda adalah lego. Mainan lego merupakan mainan yang berasal dari Denmark. Sampai saat ini, lego menjadi mainan favorit dan popular tidak hanya dikalangan anak-anak, banyak juga orang dewasa yang menyukai lego bahkan ada yang sampai menjadikannya koleksi.

Lego tidak sekedar mainan yang bisa membuat anak-anak senang, namun lebih dari itu banyak sekali manfaatnya. Yuk, langsung saja simak manfaat mainan lego berikut ini:

Mengenal Bentuk, Ukuran Dan Warna

Lego hadir dalam bentuk, ukuran dan warna yang beragam. Saat anak bermain Anda bisa memperkenalkan jenis-jenis warna, bentuk dan ukuran. Selain itu mainan ini bisa dijadikan media untuk belajar berhitung.

Koordinasi Tangan Mata Dan Kemampuan Motorik

Pada waktu bermain lego, anak-anak akan melakukan aktivitas memasang balok lego ke balok lainnya. Kegiatan tersebut dapat melatih koordinasi antara mata dan tangan secara langsung. Dengan bermain lego terus menerus kemampuan motorik anak semakin terasah. Selain itu kemampuan anak untuk mengontrol, memilih, menempatkan dan menggerakkan benda semakin berkembang dengan baik.

Kemampuan Berbahasa

Permainan ini tidak mengajarkan secara langsung kemampuannya bersosialisasi dan berbahasa. Tapi pada saat anak bermain lego dengan orang dewasa atau teman-temannya, bisa melatih kemampuan berbahasanya. Anda bisa mengajarkan berbahasa saat bermain bersama, misalnya: pada waktu memasang balok-balok di atas bisa menggunakan kata seperti “di atas”. Selain itu lego bisa digunakan untuk menunjukkan bentuk dan ukuran.

Melatih Kecerdasan Spasial

Saat bermain lego biasanya menjadi pengalaman pertama anak untuk menstimulasi obej 3 dimensi. Hal tersebut menjadikan mainan ini menjadi ajang berlatih dan mengembangkan kecerdasan bentuk dan spasial.

Baca Juga: Tips Memilih Mobil Remote Control Untuk Anak-Anak

Logika Dan Kemampuan Memecahkan Masalah

Lego melatih anak untuk mengikuti urutan atau tahapan sesuai dengan logika yang agak rumit. Anda bisa membantunya dengan memberikan instruksi. Atau Anda bisa serahkan ke anak. Ia akan membuat bangunan sesuai dengan imanjinasinya. Selain itu leg memperkenalkan dengan baik mengenai engineering, matematika, konstruksi bangunan melalui permainan yang menyenangkan.

Nah, bagaimana sekarang Anda sudah mengetahui manfaat mainan lego untuk kecerdasan dan tumbuh kembang anak.

Melatih Kecerdasan Dimensional

Selain melatih kecerdasan parsial, bermain lego bisa membantu kecerdasan dimensional yang bisa terus dikembangkan yaitu melalui konsep bangun ruang mengenai panjang, lebar dan tinggi.

Agar manfaat mainan lego dapat dirasakan dengan maksimal, maka penting bagi Anda menemani anak untuk mendampinginya. Untuk mendapatkan lego saat ini tidak sulit, Anda bisa beli di toko mainan konvensional di daerah Anda atau bisa melalui situs jual beli online, seperti bukalapak.com.

Itulah beberapa informasi mengenai manfaat mainan lego yang mesti diketahui, selamat bermain!

Melatih Kemampuan Berpikir Anak Dengan Mainan Lego

Untuk melatih kemampuan berpikir dan melatih perkembangan otak anak, mainan Lego akan membantu anak-anak dengan melatih kemampuan kognitif dan motorik mereka dengan cara memainkan balok-balok Lego tersebut. Dalam perkembangannya, mainan dari Denmark ini memang sudah mendunia sejak 1932. Dan kini, mainan Lego sudah digunakan sebagai sarana permainan yang baik untuk mengajarkan anak-anak. Sedikit cerita  tentang sejarah Lego. Berasal dari dua buah kata dari bahasa Denmark, Leg Godt yang artinya adalah bermain dengan baik, seorang pembuat mainan kayu  bernama Ole Kirk Kristiansen. Kini perusahaan tersebut dipegang oleh cucu dari penemu, bernama Kjeld Kirk Kristiansen. Hampir lebih dari 80 tahun perusahaan ini menjadi pembuat mainan yang dikenal secara internasional dan mampu menjadi ‘mainan abad ini’ sebanyak dua kali. Perkembangan demi perkembangan tentunya sudah terjadi semenjak dulu namun hingga kini, bentuk utamanya tetap balok Lego. bentuk yang di perkenalkan pada tahun 1958, hingga kini.

Berbagai varian dari mainan Lego dari tahun ke tahun berkembang dan mencoba memberikan pelayanan terbaik untuk para pelanggannya. Anak-anak menjadi bisa belajar dan bermain menggunakan balok Lego dan membentuk berbagai macam bentuk yang bisa mereka buat menggunakan imajinasi masing-masing. Perkembangan otak anak akan dengan baik terstimulan oleh kreatifitas dan gerak motorik mereka pun menjadi terlatih untuk menggenggam dan memasang balok-balok tersebut. Varian Lego yang bermula dari mainan kayu berkembang seiring berjalannya waktu menjadi mainan dengan bahan plastik. Bentuk yang kita kenal sekarang di buat pada tahun 1958, sedangkan beberapa tahun sebelumnya Lego telah berekspansi ke negara tetangga seperti Perancis, Belgia, Inggris dan Swedia. Ditambah dengan berdatangannya mesin-mesin yang membantu proses produksi, kini Lego sudah mampu memproduksi lebih banyak balok Lego yang mampu di jual ke luar negeri dan dengan lebih sedikit tenaga manusia untuk mengoperasikan alat untuk memproduksi mainan Lego tersebut.

Pada tahun 1963, Godtfred Kirk Christiansen mengenalkan pada perusahaan 10 karakter produk Lego yaitu:

  1. Potensi bermain tidak terbatas
  2. Untuk anak perempuan dan anak laki-laki
  3. Menyenangkan untuk semua umur
  4. Permainan sepanjang tahun
  5. Permainannyang menyehatkan dan tidak berisik
  6. Permainan berjam-jam
  7. Pengembangan, imajinasi, kreatifitas
  8. Semakin banyak Lego, semakin besar nilainya
  9. Ekstra set tersedia
  10. Kualitas di setiap detail

    Baca Juga: Memilih Mainan Bayi dan Anak Yang Berkualitas Untuk Usia 1 Tahun

Nilai-nilai ini merupakan salah satu contoh bahwa perusahan ini tidak sekedar perusahaan biasa yang tidak memperhatikan kualitas product yang mereka jual namun merupakan perusahaan yang ingin memberikan segala sesuatu yang terbaik untuk pelanggan di seluruh dunia.

Varian seperti Duplo diluncurkan pada tahun 1969, khusus untuk anak-anak berumur di bawah 5 tahun dan diluncurkan secara internasional. Ukuran Lego Duplo lebih besar dari pada ukuran balok Lego yang biasa dan diharapkan tidak membahayakan anak-anak tersebut. Pada tahun ini pun muncul Legoland yang pertama. Begitu banyak perkembangan yang terjadi mulai dari perubahan logo, pembukaan cabang di negara-negara lain seperti Spanyol, daerah Eropa Timur dan masih banyak lagi perubahan yang terjadi selama tahun 1970an hingga kini. Satu yang pasti, kini mainan Lego masih menjadi mainan terfavorit anak-anak di dunia.