Tag Archives: kucing persia

Jenis Kucing Persia

Jenis Kucing Persia

Anda suka kucing Persia? Wajar jika iya. Karena memang kucing ini mempunyai fisik yang menggemaskan. Dan memang kucing ini termasuk kucing yang banyak penggemarnya. Tapi meskipun banyak penggemarnya, tidak banyak yang tahu bahwa kucing ini mempunyai  beberapa varian atau jenis. Dari tiap jenis kucing Persia ini tentu saja memiliki karakter berbeda – beda.

Jenis  Kucing Persia

Pada umumnya kucing Persia mempunyai ciri atau karakter tertentu yang menjadi identitas. Berhidung pesek, bulu banyak dan badan gemuk membulat. Itulah gambaran umum kucing Persia. Kucing ini kemudian berkembang sehingga memunculkan varian – varian atau jenis yang merupakan turunan dari kucing asli atau ras murninya.

Anda yang sudah lama menggeluti hobi kucing Persia mungkin sudah tidak asing lagi dengan varian atau jenis dari kucing ini. Nah, khusus buat anda yang memang belum mengetahuinya, simak gambaran singkat pengjelasannya di bawah ini :

  • Ras murni atau tradisional

Sesuai dengan namanya, jenis ini memang ras asli. Bisa dikatakan masih sesuai dengan nenek moyang dari kucing tersebut. Jadi masih peranakan dari kucing jantan asli dengan kucing betina asli. Untuk membedakannya dengan jenis lain adalah dari tampilannya yang memang sangat mirip dengan boneka kucing. Saking miripnya makanya tidak heran bila disebut Persian Doll Face.

  • Peaknose

Ini adalah termasuk jenis yang paling populer atau paling banyak digemari. Ciri atau karakter dari jenis ini adalah hidungnya yang sangat pesek. Dan uniknya, semakin pesek justru harganya semakin mahal. Mungkin memang karena secara tampilan semakin pesek, semakin lucu dilihat. Ciri lainnya dari jenis ini adalah tubuhnya yang lebih membulat dengan karakter yang lebih tenang.

  • Flatnose

Nah ini juga memiliki hidung pesek dibanding yang lain. Walaupun memang tidak sepesek feaknose. Ciri khasnya adalah pada bentuk kepalanya yang terlihat lebih kotak tidak bulat seperti yang lainnya. Telingannya lebih runcing dan kecil. Untuk bentuk tubuh juga, jenis ini lebih gemuk dari yang lainnya.

  • Smoke

Jenis Persia yang satu ini mempunyai  kemiripan dengan ras tradisional. Ada 2 hal yang menjadi ciri khas dari kucing ini. Yang pertama adalah adalah 50 – 80 persen  warna bulunya yang lebih solid yaitu warna biru, merah, hitam dan krem. Sisanya adalah warna smoke.

Ciri kedua adalah pada matanya yaitu berwarna tembaga yang indah.

  • Himalayan

Ini merupakan hasil persilangan antara Persia dengan Saimese. Ciri khasnya adalah tubuh Persia dengan bulu Siamese.

  • Exotic shorthair

Jenis ini sering juga disebut dengan Persia American Shorthair karena memang hasil persilangan  Persia dengan kucing lokal. Tubuhnya Persia dengan bulu khas kucing lokal. Jenis ini terkesan lebih galak dan temperamental.

Merawat Kucing Persia

Merawat Kucing Persia

Kucing ini memang menggemaskan. Kelucuannya memang nilai plus dari kucing ini. Tidak hanya disukai oleh penggemarnya, bahkan yang kurang suka memelihara kucing juga bisa tergoda. Itulah kucing Persia. Kucing ini memang salah satu jenis kucing yang banyak dipelihara. Tentu saja selain kucing lokal maksudnya. Dan tentu saja juga merawat kucing Persia sedikit lebih ekstra daripada kucing lokal biasa.

Merawat Kucing Persia

Merawat kucing lokal mungkin cukup asal dikasih makanan yang rutin. Dengan hanya seperti itu saja, kucing lokal bisa survive. Karena memang kucing lokal sudah terbiasa bertahan hidup dengan cara mencari makanan sendiri. Dan yang pasti terbiasa hidup liar. Hal ini tentu saja berbeda dengan kucing Persia.  Kucing ini memang tidak terbiasa hidup liar, karena memang termasuk jenis kucing hias. Yang memang terbiasa semuanya disediakan. Dari A sampai Z, semua keperluannya disediakan. Karena memang semakin terawat, sehat dan lucu tampilannya, tentut saja harganya semakin mahal. Itu kalau memang tujuannya untuk dijual atau bisnis. Tapi untuk hobi pribadi pun, tetap sangat menyenangkan mempunyai  kucing Persia yang lucu, sehat dan terawat.

Perawatan kucing Persia sendiri memang sama dengan kucing hias lainnya. Minimal relatif sama. Jadi buat anda yang sudah biasa memelihara kucing hias jenis lainnya, pasti tahu dan mampu merawat kucing Persia. Namun buat anda yang memang belum mengetahuinya, jangan takut, dibawah ini sepintas akan dijelaskan caranya.

  • Pemberian makanan dan minuman

Ini jelas harus dilakukan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kucing Persia tidak terbiasa hidup liar. Jadi untuk makan dan minum pun harus disediakan. Tapi memang harus dalam takaran yang tepat. Kucing ini biasanya makan sedikit – sedikit tapi sering. Dan untuk menjaga nafsu makannya dan menjaga higienisnya, ada baiknya dikasih makanan sedikit – sedikit saja. Bila di wadah tempat makannya disediakan makanan langsung banyak, bila tidak habis maka bisa jadi terkontaminasi. Dan juga membuat kucing tidak berselera makan. Untuk minum pun, ada baiknya dikasih air yang matang.

  • Rutin memandikan

Pada umumnya kucing itu bisa dikatakan anti air. Tapi kucing ini harus rajin dimandikan. Ya, minimal seminggu sekali. Penggunaan sampo khusus untuk kucing sangat dianjurkan. Dan jangan lupa setelah itu dikeringkan dengan di hair dyer. Harus sering juga menyisir bulunya agar bulu yang rontok atau mati terangkat. Perawatan ini berguna untuk menjaga kesehatan dan menjaga tampilan dari kucing agar tetap menarik.

Simak juga beberapa macam kucing yang mesti kamu ketahui sebelum membelinya. Baca selengkapnya di cumahobi.com

  • Tempat yang nyaman

Berikan tempat yang nyaman untuk kucing ini. Dan jangan lupa untuk untuk rutin dibersihkan.

  • Pemberian vaksin dan obat

Ikuti aturan pemberian vaksin dan obat sesuai ketentuan.

  • Sering ajak bermain
Kucing Persia Atau Kucing Anggora? Inilah perbedaannya

Kucing Persia Atau Kucing Anggora? Inilah perbedaannya

Anda penyuka kucing? Kalau iya, anda pasti tahu kucing Persia dan kucing anggora. Kedua jenis kucing ini memang termasuk yang banyak dipiara oleh pecinta kucing. Setidaknya di tanah air. Keduanya sama menggemaskannya. Tapi meski begitu, tentu saja keduanya adalah 2 jenis yang berbeda. Untuk anda yang masih awam, pasti bingung membedakannya. Kucing Persia atau kucing anggora? Inilah perbedaanya.

Kucing Persia Atau Kucing Anggora? Inilah perbedaannya

Sebelum melihat perbedaan secara fisik, anda juga harus tahu asal usul dari kedua jenis kucing tersebut. Meski sama – sama ras kucing yang berasal dari Asia, tapi asal daerahnya ternyata berbeda. Jika kucing anggora berasal dari daerah Ankara, Turki, maka Persia (Iran sekarang) menjadi asal dari kucing Persia.

Setelah mengetahui asal muasalnya, sekarang saatnya anda mengetahui perbedaan keduanya dari fisik dan karakteristiknya.

  • Bulunya

Sama – sama bertipe berbulu banyak atau tebal, tapi tetap keduanya mempunyai perbedaan. Kucing Anggora memang memiliki bulu yang tebal tapi kucing Persia mempunyai tinggal ketebalahn yang lebih. Jenis Persia juga ketebalannya lebih merata diseluruh bagian tubuhnya bila dibanding dengan kucing Anggora.

  • Ekornya

Masih sekitar bulu juga tapi lebih spesifik yaitu pada bagian ekornya. Meski secara umum kucing Persia mempunyai bulu yang lebih tebal dan merata tapi kucing Anggora mempunyai  kekhasan pada bagian ekornya. Ekor kucing Anggora mempunyai bulu yang lebih tebal. Sepintas seperti kemoceng atau ekor musang.

  • Tubuhnya

Dibagian yang termasuk mudah dikenali dari perbedaan kedua jenis kucing tersebut. Kucing Anggora mempunyai tubuh yang lebih langsing. Selain itu, tubuhnya lebih tinggi. Jadi bisa dikatakan tubuh kucing Anggora lebih proposional atau ideal. Di sisi lain, kucing Persia mempunyai tubuh yang gemuk membulat. Tingginya pun lebih pendek dari Anggora. Hal ini terlihat dari kakinya yang pendek.

  • Wajahnya

Nah ini ciri yang paling mudah dikenali dari kedua jenis kucing tersebut. Sesuai dengan tubuhnya, kucing Anggora mempunyai wajah lebih tirus, layaknya kucing lokal. Dengan hidung yang lebih mancung dan telinga lebih runcing dan panjang.

Untuk Persia wajahnya bulat dengan hidung  yang pesek, sehingga banyak yang menyebut si hidung pesek. Hampir tidak ada yang menonjol dari wajahnya, dari bagian hidung, dahi dan mata terlihat mendatar. Pada bagian mata pun Persia cenderung bulat bila dibanding dengan Anggora yang mirip mempunyai mata layaknya kucing lokal.

  • Karakteristik

Mungkin karena bentuk tubuhnya, keduanya mempunyai karakteristik yang berbeda. Anggora cenderung aktif, energik, penurut dan lebih interaktif. Sedangkan Persia cenderung pasif, malas, manja dan lebih senang diam untuk beristirahat atau tidur.

Simak juga tips dan trik nya untuk merawat kucing kesayangan anda. Baca selengkapnya di cumahobi.com

Nah, bagaimana anda sekarang sudah bisa membedakan keduanya bukan?

Memelihara Kucing Persia Memang Hobi yang Menyenangkan

Memelihara Kucing Persia Memang Hobi yang Menyenangkan

Bulunya lebat dan panjang, tubuhnya gemuk dan hidungnya pesek. Itulah karakterisitik dari kucing ini. Jika anda pecinta kucing,pasti bisa langsung menebaknya. Ya, kucing Persia. Jenis kucing ini memang banyak yang menyukai karena kelucuannya. Tidak heran banyak yang menjadikannya sebagai hewan peliharaan. Tingkah lakunya yang manja, lucu dan menggemaskan mambuat orang betah bermain dengan kucing ini. Memelihara kucing Persia memang hobi yang menyenangkan. Hobi ini tidak hanya milik kaum hawa, ternyata laki – laki pun banyak menggemarinya.

Memelihara Kucing Persia Memang Hobi yang Menyenangkan

Persia adalah nama lain dari Iran. Apakah ini berarti kucing Persia ini berasal dari Iran? Ya betul, kucing ini memang aslinya dari Iran. Di negara asalnya sendiri, kucing ini dikenal dengan nama kucing Shirazi. Kucing ini kemudian menybar ke seluruh dunia. Entah kapan mulai menyebarnya . Tapi yang jelas kucing ini pertama kali diperkenalkan dipertunjukan kucing pertama di dunia pada tahun 1871 di London, Inggris. Nenek moyangnya sendiri sempat terdokumentasikan pada tahun 1620 oleh Petro della Valle, orang Italia yang mengimpornya dari daerah Khorasan, Iran. Catatan lain juga terdokumentasi oleh orang Perancis bernama Nicholas –Claude Fabri de Peiresc ketika mengimpor dari daerah Angora (Ankara sekarang) pada tahun yang sama. Mungkin sejak itulah kucing ini menyebar ke seluruh dunia.

Baca Juga:Cara Bijak Merawat Kucing, Ini Jawaban Dari Kami

Di Indonesia sendiri penggemarnya sangatlah banyak. Kucing Persia menjadi kucing favorit para pecinta kucing tanah air. Termasuk anda tentunya. Ada kenikmatan tersendiri ketika kucing ini bermanja – manja pada kita. Seperti halnya hobi yang lainnya, hobi ini bisa menghilangkan stress setelah aktifitas seharian yang melelahkan dan menguras pikiran. Hilang sudah semua lelah yang sebelumnya terasa.

Pemeliharaan kucing Persia pada dasarnya sama saja dengan kucing lainnya. Meskipun pasti berbeda perlakuannya dengan kucing biasa atau kucing lokal atau kucing kampung. Karena memang kucing ini termasuk jenis kucing hias. Jadi memang lebih extra perawatan atau pemliharaannya dibanding kucing local. Tapi bila dibandingkan dengan kucing sejenis, ya sama saja. Cuma beda rasnya saja. Contohnya makanannnya khusus makanan kucing. Diwaktu – waktu tertentu dimandikan. Ya, normal saja seperti kucing hias lainnya.

Maraknya penghobi kucing – kucing hias seperti kucing Persia, memberikan peluang usaha baru yang secara bisnis menjanjikan. Pet shop marak bermunculan di mana – mana. Tidak hanya di kota – kota besar saja, bahkan sekarang di kota – kota kecil pun pet shop mudah ditemui. Peluang lainnya adalah jasa memandikan kucing juga marak menjadi profesi yang bisa diandalkan. Jadi memang hobi ini memang menyenangkan tidak hanya bagi pecinta kucingnya tapi juga bagi ikut merasakan dampaknya dari hobi ini.

Anda tertarik?

Panduan Tepat Merawat Kucing Persia Kesayangan Anda

Bagian yang paling sulit tentang merawat kucing Persia Anda adalah tetap menjaga keindahan bulu kucing Anda tetap tidak kusut. Bagi Anda yang baru-baru ini memiliki dan membeli salah satu ras kucing paling lucu di dunia ini. kami akan berikan informasinya, dan panduan tepat dalam merawat Persia Anda. Berikut ulasannya.

  1. Bicara dengan dokter hewan Anda tentang pola makan yang tepat. Jika Anda memiliki kucing berusia lebih muda dari 6 minggu.
  2. Berilah makanan kucing Parsia anda jika berumur 6 bulan, makanan kaleng kucing yang bervitamin tiga sampai empat kali sehari.
  3. Mengurangi makan untuk dua kali sehari pada sekitar 6 sampai 8 bulan.
  4. Jauhkan makanan kering dan air bersih tersedia setiap saat di dekatnya.
  5. Ubah ke makanan orang dewasa saat parsia Anda memasuki usia 1 tahun. Campur makanan 1/4 dewasa dengan 3/4 kucing makanan dan secara bertahap meningkatkan jumlah makanan orang dewasa selama 5 sampai 10 hari.
  6. Jangan berikan makan makanan kucing Anda yang sama diberikan ke hewan lainnya; parsia memiliki persyaratan khusus diet.
  7.  Tambahkan makanan kering  dengan basah untuk parsia Anda.
  8. Jangan memberikan tulang pada kucing Anda, dan menghindari makanan mentah. Berilah memo makanan yang tepat jika Anda mempunyai pembantu rumah tangga, untuk mengingatkan setiap saat.
  9. Jangan memberikan minuman susu kepada kucing Anda – karena  dapat menyebabkan diare.
  1. Kucing betina  dikebiri pada usia 6 sampai 7 bulan. kucing betina bisa menjadi panas dan mulai mereproduksi sedini 4 bulan, dan hamil lagi saat masih menyusui  pertama, jadi jangan menunggu.
  2. Jangan lupa Anda memberikan vitamin sehat untuk parsia Anda, dengan jadwal yang tepat dan teratur
  3. Bersihkan kandang mereka setiap hari, dan membersihkannya sampai bersih, maksimal seminggu 2 kali. Biar tidak ada kuman maupun kutu ganas.
  4. Sisir bulu Persia Anda setiap hari, dan mandikan sekali seminggu atau lebih untuk menjaga bulu bersih dan sehat. Jika mendapat terlalu kusut, mencukur mungkin satu-satunya solusi.

Kucing Persia  harus berada di dalam ruangan karena bulu mereka akan menjadi kotor dan sulit diatur jika dibiarkan di luar. Kucing bisa berada di dalam ruangan dan senang jika mereka memiliki pendamping hewan peliharaan, mainan, menggaruk-garuk, rak jendela dan mendapat banyak perhatian dari Anda. Anda mungkin bisa melatih kucing Anda untuk berjalan di atas tali atau bermain bola kecil. Agar mereka tetap terlatih untuk berkomunikasi dengan Anda. Pegang kucing Anda dengan satu tangan di bawah dada dan tangan lain di bawah kaki punggungnya, untuk menjaga kedekatan parsia Anda, lebih hangat.

Ini Dia Cara Merawat Kucing Persia

Dengan wajah seperti boneka dan mata yang besar, kulit lembut dan kepribadian ramah, kucing Persia adalah jenis kucing populer yang memiliki permata tersebut. Seperti dengan semua hewan peliharaan, memilik Persia sebagai pendamping Anda, ia akan  mengatur dirinya sendiri dan Anda sebagai pemilik harus bertanggung jawab untuk merawatnya dengan baik dan bijak.  Dari perawatan mantel untuk masalah kesehatan, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika merawat Persia. Artikel kali ini kami akan berikan informasi perawatannya, untuk mempelajari lebih lanjut lihat ulasannya di bawah ini.

  1. Mulailah menyisir bulu kucing Anda pada usianya masih anak-anak. Untuk memastikan bahwa Persia Anda disikat cukup sering. Anda  harus mulai menyisir pada usia dini. Dari hari pertama, membuat sentuhan pertama untuk menyisir kucing Anda sehingga ia terbiasa dengan pengalaman ini. Jika Anda tidak mulai menyisirinya nya pada usia dini, ia dapat mengembangkan rasa tidak suka untuk yang disikat yang pada akhirnya dapat membuat lebih sulit untuk mempertahankan bulunya. Salah satu cara untuk membantu kucing Anda menerima disisir adalah dengan menyisirnya tepat sebelum waktu makan. Dengan cara itu, kucing Anda akan menerima disisir dengan cara saat parsia Anda mendapatkan makanan (yang merupakan sesuatu yang dia menikmati).
  2. Anda harus mempunyai jadwal khusus, untuk terus bermain dengan parsia Anda. Karena dengan lebih sering bermain dengan parsia Anda. Agar kucing kesayangan Anda menjadi lebih jinak, dan merasa nyama dengan Anda. Apalagi sebagai pemula Anda harus sesering mungkin menyentuhnya, mengelusnya dan mengajaknya bermain.
  3. Miliki bentuk sisir besar yang bekerja dengan baik pada bulu Persia. Anda akan membutuhkan sisir logam yang memiliki gigi yang sempit di satu ujung dan lebar spasi gigi di ujung untuk benar-benar mencegah terjadinya bulu panjang kucing Anda menjadi kusut.
  4. Pelajari cara yang tepat untuk menyisir bulu Persia Anda. Salah satu kesalahan pemilik adalah menyisir  di atas permukaan luar dari bulu tanpa mendapatkan ke akar rambut. Pikirkan hal itu, jika sedang menyisir kucing parsia Anda, bayangkan seperti halnya  dalam hal menyisir rambut Anda sendiri. Karena kalau Anda sampai salah menyisir bulu kucing Anda. Bulu kucing Anda akan kusut kalau dibiarkan.
  5. Rutinlah membersihkan kandang kucing kesayangan Anda. Jangan sampai Anda malas membersihkan kandang mereka. Karena kalau Anda jarang membersihkan kandang mereka. Kucing Anda akan terkena serangan penyakit, kutu dan gatal-gatal.
  6. Menghapus kelebihan air mata kucing Anda. Cara terbaik untuk membantu kucing parsia  adalah dengan hanya menghapus kelebihan air mata yang memiliki kecenderungan untuk noda bulu Persia dan mengiritasi wajah mereka. Jika Anda melihat bahwa kucing Anda memiliki cairan mata berlebih di wajahnya, gunakan kain atau handuk kertas untuk menyeka kelebihan cairan.

    Lap mata kucing Anda setidaknya sekali sehari. Anda benar-benar harus mencoba untuk menghapusnya kapan saja Anda melihat bahwa itu tampak basah di bawah matanya.

Beberapa Fakta Menarik Tentang Kucing Persia

Dengan ciri khas wajah bulat, tubuh gempal, dan bulu panjang yang indah, kucing Persia merupakan salah satu ras kucing yang paling dikenal di dunia. Berikut ini beberapa fakta tentang kucing cantik ini.

  1.  Asalnya oleh-oleh

Seperti kebanyakan ras kucing, asal-usul kucing Persia masih misteri. Menurut beberapa sumber, kucing berbulu panjang telah ada di Timur Tengah selama ribuan tahun, meskipun penelitian menunjukkan bahwa kucing ras ini memiliki genetika yang sama dengan kucing dari Eropa Barat.

Meskipun tidak ada yang tahu betul kapan atau bagaimana dunia menemukan kucing Persia, cerita yang paling populer adalah kucing mewah berbulu ini diperkenalkan ke Eropa Barat oleh orang Italia bernama Pietro della Valle. Della Valle adalah seorang bangsawan terkenal yang berkelana ke seluruh wilayah Tanah Suci, Timur Tengah, Afrika Utara, dan India. Pada tahun 1620, della Valle berkunjung ke Persia, yang sekarang dikenal sebagai Iran, dan terpesona dengan kucing abu-abu berbulu panjang yang eksotis yang ia lihat di sebuah bazaar. Dia membeli empat pasang kucing tersebut, dan membawanya pulang ke Eropa. Tentu saja, para pelaut, wisatawan, atau pedagang mungkin juga membawa kucing ini dari Timur Tengah ke Eropa.

  1. Kucing pertama yang tampil dalam kontes kucing pertama di dunia

Lebih dari 250 tahun kemudian, kucing Persia menggemparkan London saat ras ini dipamerkan pada kontes kucing resmi pertama di dunia pada tahun 1871 di Crystal Palace. Pameran sehari ini juga menampilkan kucing Siam, kucing Liar Skotlandia, dan kucing Manx, serta kucing eksotis lainnya. Kontes ini menarik lebih dari 20.000 pengunjung, membuktikan bahwa kucing sudah populer jauh sebelum zaman Internet,. Dan siapapun tidak akan terkejut bila kucing Persia memenangkan kategori “Best in Show.”

Baca Juga: 5 Fakta Unik Tentang Kucing Persia

  1. Sangat disukai di Amerika

Suatu hari setelah tahun 1895, kucing Persia dibawa ke Amerika Serikat. Pada tahun 1906, Cat Fanciers’ Association dibentuk di Amerika, dan ras Persia merupakan salah satu kucing yang terdaftar pertama kali. Kini, ras Persia merupakan salah satu kucing yang paling populer di Amerika Serikat.

  1. Sangat disukai oleh tokoh-tokoh terkenal

Sepanjang sejarah, banyak tokoh terkenal yang memelihara kucing Persia. Florence Nightingale seumur hidupnya memiliki 60 kucing, dan sangat memanjakan kucing ras Persia besar yang dinamai Mr. Bismarck. Marilyn Monroe memiliki kucing ras Persia putih bernama Mitsou. Dan Raymond Chandler kabarnya membacakan draf pertama novel-novelnya di hadapan kritikusnya yang paling cerdas, seekor kucing ras Persia hitam bernama Taki.

5 Fakta Unik Tentang Kucing Persia

Dari luar kucing Persia terlihat seperti bola bulu. Tetapi, di bawah mantel bulunya ada tubuh berotot dan kokoh. Berikut ini 5 fakta unik tentang kucing Persia.

  1. Ada banyak ukuran, warna, dan varian

Walaupun kucing Persia yang menjadi ikon budaya pop biasanya berwarna putih atau perak, ras ini memiliki banyak warna dan corak. Dari hijau penyu dan belacu hingga jingga, abu-abu, dan hitam-putih, variannya sangat banyak. Sub-varian lain dari kucing ini ada yang seukuran mainan dan cangkir teh, yakni jenis Himalaya (yang merupakan persilangan antara Persia dan Siam) dan Chinchilla Longhairs, yang memiliki hidung mancung dan bulu hitam.

  1. Jadi ikon budaya pop

Kucing Persia mungkin merupakan ras yang paling terwakili dalam budaya populer. Ernst Stavro Blofield, penjahat super dalam film James Bond, dan alter-ego parodinya, Dr. Evil, keduanya suka kucing putih Persia mereka yang berwarna putih dan bermata biru. Film Cats & Dogs menampilkan kucing ras Persia jahat bernama Kitty Galore.

  1. Wajahnya tidak selalu rata

Selain mantel bulunya, karakteristik yang paling khas dari kucing Persia adalah wajahnya yang rata. Walaupun demikian, ras ini tidak selalu berwajah rata. Kucing ras ini dulu pernah memiliki moncong yang lebih jelas, namun pada tahun 1950 mutasi genetik mengakibatkan sejumlah anak kucing terlahir dengan wajah rata. Peternak menyukai tampilan ini, dan selama bertahun-tahun mereka melakukan pembiakan selektif agar bentuk hidungnya semakin pesek.

Sebagian jenis kucing Persia, yang dikenal sebagai kucing “wajah boneka”, masih terlihat seperti nenek moyangnya yang mancung. Sementara sebagian lainnya memiliki wajah rata yakni ras Persia modern. Sayangnya, ras Persia modern ini memiliki beberapa masalah kesehatan, seperti mata berair, sesak napas, dan sering mengalami kesulitan saat memakan makanan mereka.

Baca Juga: Pentingnya Memberikan Makanan Terbaik Untuk Kucing Persia

  1. Mirip Angora Turki

Kucing Persia sangat mirip dengan kucing Angora Turki, yang merupakan ras lain dari kucing berbulu lebat yang datang ke Eropa dari Mediterania pada tahun 1500-an. Keduanya disilangkan selama bertahun-tahun untuk menghasilkan ras Persia yang berbulu lebih lebat, sehingga kucing Angora hampir saja punah. Turki pun melakukan program pengembangbiakkan untuk menyelamatkan Angora. Ras Persia berperawakan gempal, kepala yang lebih besar, mata bulat, dan bulu yang sedikit lebih panjang, sedangkan Angora Turki berperawakan lentur, telinga lancip, dan ekor berbulu lebat.

  1. Diabadikan dalam lukisan

Baru-baru ini, sebuah karya seni berukuran 183 x 260 cm2, yang konon menjadi “lukisan kucing terbesar di dunia”, terjual dalam pelelangan seharga lebih dari $820.000. Lukisan minyak dari akhir abad 19 disebut My Wife’s Lovers, dan dulunya merupakan milik seorang dermawan kaya yang meminta seorang seniman untuk melukis berbagai jenis kucing Angora Turki dan kucing Persia miliknya.

Pentingnya Memberikan Makanan Terbaik Untuk Kucing Persia

Jika Anda merupakan pemilik kucing Persia, Anda sungguh sangat beruntung.

Makhluk indah berbulu panjang ini telah menyenangkan hati orang-orang di dunia selama ratusan tahun dengan penampilannya yang eksotis dan kepribadiannya yang murni.

Kucing ras ini sangat cocok tinggal di apartemen, yang telah membuatnya tetap menjadi kucing ras nomor satu sejak abad 19!

Namun, menjaga kesehatan kucing ini bukan hanya tentang tempat tinggal Anda. Kucing Persia adalah ras yang sensitif dan memerlukan makanan kucing terbaik agar tetap sehat dan tumbuh dengan baik.

Sekilas Sejarah Tentang Kucing Persia

Nenek moyang kucing Persia modern pertama kali didokumentasikan pada tahun 1620, ketika mereka diimpor ke Italia dari Persia dan ke Perancis dari Turki. Perkawinan antar ras kucing berambut panjang umum dilakukan saat itu, dan pada akhirnya melahirkan kucing indah yang kita kenal saat ini.

Kucing Persia dan Masalah Kesehatan

Akibat proses perkawinan kucing Persia dengan ras lain yang sudah kelewat batas, masalah kesehatan tertentu muncul pada ras ini.

Tengkorak bulat besar dan wajah dan hidung yang pendek membuat kucing Persia modern rentan mengalami masalah pernapasan seperti sesak napas.

Saluran air mata juga sering cacat, yang mengakibatkan tetesan air mata yang berlebihan ke wajahnya. Masalah mata lainnya biasanya berkaitan dengan kelopak mata yang bisa menyakitkan dan menyebabkan infeksi atau kerusakan kornea.

Kucing Persia telah dikawinkan sedemikian rupa sehingga wajahnya menjadi semakin datar dari tahun ke tahun. Bahkan, di sebagian besar kontes kucing, kucing ras ini akan kehilangan poin jika hidungnya tidak rata dengan mata dan mulutnya (tidak berwajah rata). Perkawinan berlebihan ini telah menimbulkan masalah di sekitar wajah.

Baca Juga: Merawat Anjing Sakit Karena Cacingan

Penyakit ginjal polikistik juga muncul pada kucing Persia, yang dapat menyebabkan gagal ginjal jika tidak terdeteksi sejak dini dan diobati secara efektif. Masalah lain yang umum ditemukan di antaranya:

  • Masalah kulit seperti kurap dan dermatitis
  • Masalah mata seperti katarak
  • Penyakit saluran kemih bawah
  • Penyakit hati
  • Hernia diafragma
  • Lupus

Untuk melindungi kucing Persia peliharaan Anda dari salah satu penyakit ini, Anda harus memeriksakannya ke dokter hewan secara rutin dan memberi mereka makanan yang sehat, yakni makanan kucing terbaik untuk ras Persia. Bila perlu, Anda dapat memberinya vitamin dan suplemen tambahan yang tepat.

Makanan kucing yang diformulasikan khusus untuk kebutuhan kesehatan khusus ras Persia akan memungkinkan mereka menjalani hidup lebih lama dan lebih menyenangkan.

Ada banyak sekali makanan kucing terbaik bagi ras Persia yang tersedia di pasaran, tetapi Anda harus mempertimbangkan kandungannya sebelum membeli. Kucing Persia cenderung lebih sensitif daripada ras lainnya dalam hal makanan, dan akan memerlukan lebih banyak vitamin dan mineral agar terhindar dari masalah kesehatan.