Tag Archives: cara berkebun

Tips Dan Cara Berkebun Cabai

Meskipun di luar musim hujan, November dan Desember adalah bulan yang sempurna untuk  memulai berkebun dan mulai menabur beberapa cabai! Ketika tumbuh cabai, menabur awal adalah rahasia untuk memberikan paprika banyak cabai Anda waktu untuk mematangkan sebelum akhir musim panas – meskipun cabai Anda dapat ditaburkan sampai akhir April untuk tanaman sukses. Baca artikel kami  mengenai tips dan cara berkebun cabai, pada pertumbuhan cabai untuk beberapa tumbuh kiat cabai yang akan membuat Anda benar-benar merasakan rasa pedas yang berkualitas,  musim panas ini.

Berikut tips dan cara berkebun cabai:

Rasakan pedasnya.

Cabe mengandung bahan kimia yang disebut capsaicin yang merangsang ujung saraf di selaput lendir, membuat mereka merasakan panas. Tentu saja, beberapa lebih pedas dari yang lain! Pilihannya tidak pernah lebih besar dengan berkembang biak mengambil keunggulan jelas kompetitif untuk melihat siapa yang dapat berkembang biak cabai terpedas. Meskipun pedas juga dapat dipengaruhi oleh kematangan lada, serta faktor lingkungan seperti iklim di mana mereka tumbuh.

Apakah Anda menyukai mereka saat kecil atau hanya sedikit hangat, kami memiliki cabai untuk memenuhi setiap selera. Jika Anda ingin tumbuh cabai sendiri kemudian kita lihat di meja pemilih cabai kami untuk menemukan satu yang cocok untuk anda.

Cara berkebun cabai Anda harus memulainya dengan menyemainya. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan terpedas cabai, mulai disemai di dalam ruangan pada awal November- varietas terpedas harus memerlukan periode pertumbuhan terpanjang. Cabai membutuhkan banyak kehangatan berkecambah sehingga berinvestasi dalam penyebar dipanaskan untuk atau menggunakan ditaruh di lemari hangat dan tutup dengan kantong plastik.

Menabur  biji cabai merica di atas permukaan, bebas pengeringan, kompos benih lembab dan tutup dengan taburan denda kompos atau vermiculite. Tempatkan nampan benih di penyebar pada suhu 18-25C (64-77F) sampai perkecambahan, yang biasanya membutuhkan waktu 7-10 hari. Setelah berkecambah, cabe dapat dipindahkan ke ruang hangat, jendela cerah atau rumah kaca yang dipanaskan. Jauhkan kompos secara merata, agar mendapatkan suhu lembab tapi mengurus untuk tidak membiarkan hal itu sampai basah kuyup.

Cara Menumbuhkan Cabai

Tanam tanaman cabai

Ketika bibit cabai yang cukup besar untuk menangani, transplantasi cabai satu-satu  7.5cm (3 “) ke pot kompos dan biarkan cabai Anda tumbuh  sampai semua risiko es telah berlalu dan Cabai cukup besar untuk ditransplantasikan pada posisi akhir pertumbuhan . Dari menabur awal ini biasanya akan mulai tumbuh bagus pada bulan mei. Anda bisa mendapatkan cabai Anda tumbuh dalam pot di dalam rumah kaca, konservatori, atau polytunnel hangat. atau tumbuh cabai dalam terlindung, posisi cerah di luar ruangan.

Transplantasi cabai Anda ke kantong tumbuh (3 per growbag) atau individual menjadi 2 kontainer liter. Ketika tumbuh tanaman cabai sendiri di luar ruangan, secara bertahap menyesuaikan diri mereka untuk kondisi outdoor selama 7 sampai 10 hari. Setelah acclimatised, transplantasi mereka ke tempat tidur siap subur, lembab, tanah berdrainase baik. tanaman ruang cabai pada jarak 50cm (20 “) terpisah. Jika Anda kekurangan ruang, cobalah cabai tumbuh di dalam ruangan pada jendela cerah

Inilah Cara Berkebun Buah Naga yang Mudah

Buah naga berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Buah yang memiliki nama asli Pitaya ini berjenis kaktus bermarga Hylocereus dan Selenicereus dan sekarang sudah dibudidayakan oleh negara-negara Asia seperti Vietnam,Indonesia, Malaysia, Filipina dan Taiwan. Bahkan bisa ditemui di Okinawa dan Austraslia. Banyaknya manfaat yang didapat dari mengkonsumsi buah yang satu ini menyebabkan petani berinisiatif melakukan penanaman dan pengembangan buah naga. Proses penanamannya mudah sehingga banyak orang menanamnya di halaman rumah sebagai tanama rias. Lalu bagaimana cara berkebun buah naga tersebut? Inilah cara berkebun buah naga yang mudah:

  1. Sediakan pot. Disarankan menggunakan pot minimal berdiameter 40cm dan terbuat dari tanah liat sebab Pataya membutuhkan perubahan suhu yang drastis dari siang ke malam untuk proses pembungaan.
  2. Siapkan tiang penopang. Tiang ini digunakan untuk menahan cabang produksi agar tidak roboh. Carilah tiang yang kuat untuk dililit oleh beberapa pohon saat penanaman pertama.
  3. Siapkan media tanam. Media tanam dapat berupa pasir, tanah, pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan 2:1:3:1. Biarkan semalam sebelum kita mulai menanamnya.
  4. Pemilihan dan penanaman bibit. Caranya adalah dengan memastikan bibit tersebut terbebas dari penyakit dan dari batang yang besar, tua dan setidaknya cabang tanaman ini pernah berbuah minimal 3-4 kali guna melihat hasil produksi dari hasil yang terdahulu. Bibit biasanya memiliki panjang ideal 30 cm yang ditanam pada pot dengan kedalaman 10 cm lalu letakkan pot di tempat yang terkena matahari langsung.

Selama proses penanaman, tentu ada kendala khusus dalam merawatnya seperti pertumbuhan tunas yang lambat dan lama, buahnya yang belum juga menampakkan hasilnya, buah berbunga tapi tidak muncul buah atau selalu gagal karena gugur dan busuk. Untuk itu, pilihlah pupuk yang sesuai untuk membantu tumbuh kembang tanaman ini.

Baca Juga : Cara Berkebun Singkong yang Menghasilkan

Adapun beberapa manfaat buah naga adalah sebagai berikut:

  • Mencegah kanker

Dalam Pitaya in terdapat kandungan vitamin C yang menjadi antioksidan penting yang berfungsi sebagai pencegah rusaknya sel dikarenakan radikal bebas. Rusaknya sel tersebut adalah salah satu penyebab utamakanker.

  • Mencegah penyakit jantung

Kandungan zat Phytochemical captin dalam Pitaya dapat menurunkan jumlah kolesterol jahat dalam tubuh dan meningkatkan kadar kolesterol baik sehingga baik untuk jantung.

  • Mencegah kencing manis

Serat yang ada di dalam kandungan buah ini selain dipercaya dapat melancarkan pencernaan, ternyata bisa juga berfungsi sebagai pengontrol kadar gula dalam darah. Selain itu, terdapat vitamin B yang baik untuk mengatasi penyakit diabetes baik diabetes mellitus tipe 1 maupun tipe 2.

  • Menjaga kesehatan tulang.

Meskipun memiliki jumlah kalsium yag sedikit, akan tetapi buah ini memiliki jumlah zat besi yang cukup untuk kesehatan tulang.

  • Menjaga kesehatan mata

Buah naga mengandung beta karoten yang baik untuk kesehatan mata. Bagi yang tidak menyukai wortel, kita bisa menjadikan Pitaya sebagai alternative lain guna memenuhi nutrisi yang baik untuk kesehatan mata tersebut.

Nah, mudah kan mengaplikasikan cara berkebun buah naga itu?  

Cara Berkebun Singkong yang Menghasilkan

Singkong, ubi kayu, ketela pohon atau yang dalam bahasa latin disebut Manihot Utilissima adalah salah satu bahan pokok sumber karbohidrat selain padi dan jagung. Konon, tanaman ini berasal dari daratan Amerika Selatan, menyebar Brazil, Paraguay hingga sekarang ke berbagai belahan dunia. Ternyata cara berkebun singkong yang menghasilkan itu mudah.

Banyak manfaat yang dihasilkan dari menanam jenis umbi yang satu ini. Tak hanya pangan, terrnyata kandungan di dalamnya bisa dimanfaatkan untuk produk kosmetik, obat-obatan, bahan baku kertas dan energi. Daunnya yang muda bisa dimanfaatkan untuk bahan sayuran dan makanan ternak. Umbinya dijadikan bahan dasar pembuatan tepung tapioka, gaplek, gula cair, bioethanol dan biokerosin, tepung modified cassava flour (mocaf), sagu kasbi, dan lain sebagainya.

Jika Anda ingat lagu Koes Plus yang judulnya Kolam Susu, di mana terdapat lirik ‘orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu bisa jadi tanaman’ banyak orang mempersepsikan tongkat kayu dan batu di lirik tersebut adalah umbi-umbian. Proses penanamannya mudah sehingga dikenal sebagai tanaman yang bisa tumbuh di mana saja dengan kondisi apa saja. Meskipun demikian, ada teknik khusus agar umbi yang dihasilkan berproduksi baik yaitu lingkungan cocok sebab tanaman ini membutuhkan sinar matahari cukup sepanjang hari, iklim bercurah hujan antara 1500 – 2500 mm/tahun, suhu udara minimum 10  derajat celcius dengan kelembaban 60-65%, juga tanahnya yang kaya bahan organik, subur, gembur dan tidak terlalu liat dan porous.

Baca Juga : Cara Berkebun Dengan Memanfaatkan Pekarangan Menjadi Kebun Mini

Persiapan lainnya adalah bahwa langkah pengembangbiakan jenis tanaman ini adalah dengan stek batang, yaitu dengan memotong-motong batang singkong ± 20 cm. Bagian yang baik untuk dijadikan bibit itu berada di bagian tengah atau sekitar 30 cm di atas pangkal batang dan 30 cm di bawah daun terbawah yang masih menempel ketika panen. Disarankan untuk memotong miring batang stek agar lebih banyak akar yang tumbuh.

Setelah dipotong, segera tanam batang stek sedalam 1/3 dari panjang batang stek. Perhatikan mata tunas di batang stek, jangan sampai terbalik. Penanaman sebaiknya di awal musim hujan karena usia 0-5 bulan, tanaman ini membutuhkan air dan rentan terhadap musim kemarau.

Hal yang perlu dilakukan setelah penanaman adalah perawatan. Bagi bibit ubi yang tidak tumbuh sempurna, Anda bisa menggantinya dengan yang baru agar pertumbuhannya merata. Bersihkan gulma dan tanaman liar di sekitar tanaman agar tidak mengganggu laju pertumbuhan. Sebaiknya, tiap tanaman ini memiliki 2 hingga 3 cabang saja. Kelebihan cabang, Anda bisa memangkasnya. Terpenting adalah pemupukan. Lakukan penyiraman secara berkala jika menghadapi kekeringan. Begitulah cara berkebun singkong, simpel, kan?

Masa terakhir adalah panen. Pemanenan dilakukan di usia 10 hingga 12 bulan. Caranya dengan mencabut seluruh umbi yang ada di dalam tanah. Bila perlu, gunakan garpu tanah untuk mengambil umbi yang tertinggal di dalam tanah.

Selamat berkebun!

Cara Berkebun Dengan Memanfaatkan Pekarangan Menjadi Kebun Mini

Siapa bilang berkebun harus memiliki lahan yang luas? Sekarang, bercocok tanam bisa dilakukan dengan memanfaatkan lahan sempit seperti di pekarangan rumah. Ada banyak cara berkebun dengan memanfaatkan pekarangan menjadi kebun mini. Berkebun dengan cara ini sudah menjadi tren sehingga berbagai upaya dilakukan untuk memperoleh info terkait hal tersebut.

Berikut adalah cara menanam sayuran yang bisa diaplikasikan di pekarangan rumah Anda:

  • Kebun Vertikal

Vertikal berarti garis dari bawah ke atas, artinya Anda bisa membuat rak dari kayu yang disusunnya ke atas, atau bisa dengan memanfaatkan rak sepatu yang sudah tidak terpakai. Yang perlu Anda perhatikan adalah jarak antara susunan satu dengan lainnya agar Anda tidak kesulitan merawatnya. Selain itu, upayakan agar tanaman kebun vertikal Anda mendapat sinar matahari yang cukup untuk proses pertumbuhan.

  • Menggunakan Polybag

Cara berkebun ini sangatlah mudah. Anda hanya diminta menyiapkan plastik polybag sesuai dengan kebutuhan. Isi dengan tanah, pupuk organik, bibit lalu Anda bisa mengaturnya sesuai kemauan.

  • Menggunakan Ember atau wadah lainnya

Jika ada ember, baskom, kaleng atau media lain yang tidak terpakai, Anda bisa memanfaatkannya sebagai pot tanaman. Tentunya ini akan menghemat pengeluaran Anda untuk membeli pot.

  • Menanam di Pagar dan Dinding Rumah

Pasti Anda bertanya-tanya tentang bagaimana menanam tamanan di pagar dan dinding rumah. Simpel saja. Hanya perlu menyiapkan botol plastikbekas yang bisa dimasuki tanaman, selanjutnya Anda bisa menempelkannya pada dinding dengan paku atau pagar rumah Anda sesuai keinginan. Bisa dibuat berbaris atau secara vertikal.

Baca Juga : Cara Berkebun Asik Ala Hidroponik

Nah, setelah mencoba teknik di atas, hal yang lain yang perlu Anda lakukan adalah merawatnya. Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam merawat tanaman:

  • Perhatikan tanaman Anda.

Sinar matahari sangat membantu pertumbuan tanaman melalui proses fotosintesisnya. Untuk itu, Anda harus memerhatikan tanaman Anda agar cukup mendapat sinar matahari.

  • Penyiraman. Lakukan proses ini untuk menjaga kelembaban tanah sehingga tanaman tidak akan layu lalu mati.
  • Pupuk (jika diperlukan). Disarankan menggunakan pupuk organik agar terhindar dari zat kimia yang justru dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Berkebun sayuran merupakan hobi yang menyenangkan dan bermanfaat. Hobi ini dapat mengurangi kepenatan selama bekerja. Anda bisa menanam jenis sayuran seperti: cesim, kangkung, bayam, cabe, tomat dll. Keuntungan lain hobi ini yaitu bisa menghemat uang belanja. Anda tak perlu mengeluarkan uang banyak untuk anggaran harian Anda. Cukup ke kebun mini milik Anda dan memetik tanaman untuk dijadikan sayur. Budidaya tanaman organik dalam bentuk sayur juga dapat menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Selain itu, Anda juga bisa mendapat penghasilan dengan menjual hasilnya ke tetangga di sekitar rumah Anda. Selamat mencoba!

Cara Berkebun Asik Ala Hidroponik

Budidaya Hidroponik sekarang ini sangat popular. Tahukah Anda bahwa budidaya jenis ini berarti suatu metode bercocok tanam yang tanpa menggunakan media tanah akan tetapi hanya memanfaatkan air atau larutan mineral bernutrisi yang diperlukan tanaman dan bahan lainnya sebagai pengganti media tanah yang mengandung unsur hara. Contoh media penggantinya antara lain sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan genteng/batu bata, serbuk kayu, dan lain-lain. Bagi yang hobi berkebun namun tidak mempunyai lahan untuk bercocok tanam, cara berkebun asyik ala hidroponik ini bisa Anda jadikan andalan.

Adapun kelebihan dan alasan kuat mengapa Anda harus belajar metode ini, antara lain:

  1. Terbukti hemat. Anda tak perlu menyiram tanaman setiap hari karena larutan nutrisi/media larutan mineral sudah ditampung di wadah yang Anda pakai. Anda hanya perlu melakukan pengontrolan sesekali saja.
  2. Bisa menggunakan lahan kosong di pekarangan rumah, bahkan media tanaman bisa disusun secara bertingkat. Lingkungan cenderung lebih bersih dibanding dengan bercocok tanam di atas tanah. Tanaman
  3. Tidak menggunakan pestisida atau obat pembasmi hama yang akan merusak tanah sehingga aman bagi lingkungan. Hasil tanaman lebih cepat dengan kualitas yang terkontrol.
  4. Hasil tanaman bisa dimakan keseluruhan termasuk akar karena terbebas dari kotoran dan hama, juga rasa takut akan zat kimia dari pestisida

Ada dua macam teknik utama dalam bercocok tanam hidroponik yaitu dengan menggunakan larutan nutrisi dan menggunakan media pengganti. Perbedaan mendasar dari kedua teknik tersebut adalah teknik pertama hanya menggunakan media larutan nutrisi/air saja sementara teknik kedua, Anda bisa menggunakan media pengganti tanah sebagai tempat tumbuhnya akar seperti pecahan batu, serbuk kayu, dan lain-lain.

Cara berkebun hidroponik ini membuat Anda memanfaatkan benda-benda seperti botol bekas air mineral. Langkahnya cukup mudah, yaitu:

  • Potong botol bekas air mineral menjadi dua bagian
  • Panaskan paku, lalu lubangi bagian atas dan bawah untuk aerasi
  • Untuk sistem sumbu, lubangi tutup botol untuk memasukkan sumbu flannel dan biarkan di tempatnya.
  • Untuk sistem apung, buka tutupnya sehingga akar tanaman bisa menembus media lalu berkembang di permukaan larutan nutrisi.
  • Masukan larutan nutrisi ke botol bekas air mineral bagian bawah
  • Masukkan potongan botol bekas bagian atas dengan posisi terbalik ke potongan botol yang sudah diisi larutan nutrisi
  • Masukkan media tanam ke potongan botol bekas bagian atas

Baca Juga: Tips Merawat Anjing Agar Sehat

Adapun cara membuat larutan nutrisi hidroponik adalah sebagai berikut:

Bahan :

  • Pupuk urea 1000 gr
  • Pupuk KCL 1000 gr
  • Pupuk NPK 1000 gr
  • Pupuk daun Gandasil (Growmore) 50 gr

Peralatan

  • Ember bervolume 20 liter
  • Drum plastic bervolume 100 liter
  • Timbangan digital
  • Alat pengaduk
  • Air sumur, air sungai
  • Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7-10 hari

Cara membuat

Masukan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember bervolume 20 liter. Tuangkan air sumur sebanyak 20 liter ke ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk agar tidak ada pupuk yang mengendap. Tuangkan larutan pekatan tadi ke bak penampungan bervolume 100 liter. Kucurkan air sumur hingga penuh dan larutan nutrisi siap digunakan.