Category Archives: makanan bayi

Lagi Diet? Coba Resep Es Campur Almond Rendah Kalori

Resephariini

Siapa yang bisa menolak segarnya es campur? Es yang satu ini memang sangat cocok dikonsumsi dalam berbagai suasana, terutama bila udara sedang sangat panas dan kamu baru selesai berkegiatan. Ya, es campur merupakan es dengan berbagai potongan buah yang tidak hanya segar tetapi juga menyehatkan. Namun, tak bisa dimungkiri bahwa kalori dalam es campur ini tinggi. Apalagi bila kamu menggunakan banyak susu kental manis. Lalu, bagaimana kalau kamu sedang berdiet? Apakah kamu harus menghindari minuman yang segar ini? Tentu tidak. Kamu bisa memodifikasi minuman yang satu ini supaya menjadi rendah kalori, seperti misalnya cara membuat es campur susu almond.

Almond dan berbagai olahannya terkenal dengan serat yang dapat melancarkan pencernaan serta dapat diserap dengan baik oleh tubuh. Tidak hanya itu saja, almond terbukti dapat memperkuat tulangmu dan juga meremajakan kulitmu. Begitu banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari kacang yang satu ini. Lalu, bagaimana cara membuat es campur dengan almond. Yuk simak saja resepnya di sini.

1. Siapkan susu almond

Pertama-tama, kamu harus menyiapkan susu almond terlebih dahulu. Kamu bisa membelinya langsung di toko-toko online seperti Bukalapak atau membuat susu almond sendiri.

Bila kamu memutuskan untuk membuat susu almond sendiri, maka inilah langkah-langkah yang harus kamu lakukan. Pertama, rendam almond ke dalam air, masukkan ke dalam kulkas selama semalaman penuh.

Setelah itu, pada pagi harinya, saring rendaman tersebut sehingga menjadi susu almond. Mengapa kamu perlu menyaring susu almond, karena bila tidak, nantinya tekstur es campur akan menjadi sangat kental dan tentunya tidak enak untuk diminum.

2. Potong buah-buahan

Langkah kedua adalah, siapkan buah-buahan yang ingin kamu masukkan ke dalam es campur. Potong buah-buahan sesuai dengan seleramu. Namun, hindari buah-buahan seperti pisang atau durian karena es campur akan menjadi terlalu pekat dan agak membuat mual. Siapkan saja buah-buahan yang segar seperti semangka, melon, apel, stroberi, bahkan nata de coco.

3. Serut es

Sebetulnya sah-sah saja kalau kamu menggunakan es balok biasa dalam pembuatan es campur. Namun, es berbentuk persegi cenderung lebih lama dalam mendinginkan es campur. Akan lebih menyenangkan bila kamu menggunakan es serut, karena dinginnya akan langsung ditransfer secara sempurna ke dalam seluruh bagian es.

4. Campur semua bahan

Di dalam gelas, campurkan susu almond, sirup merah atau hijau rendah kalori dan rendah gula, potongan buah-buahan dan juga es serut.

Nah, setelah itu, es serut bisa kamu nikmati deh. Coba kamu bayangkan. Betapa menyenangkannya menikmati es serut yang amat sangat rendah kalori, sehat, dan membuat pencernaan menjadi lancar.

Bagaimana bila es serut ini kurang manis? Tenang saja, kamu tidak perlu menambahkan susu kental manis karena dalam satu sachet susu kental manis terkandung 140 kalori. Besar sekali bukan? Dan kamu tentu tidak akan menyangka, mengingat 1 sachet susu kental manis itu sangat sedikit jumlahnya.

Lebih baik kamu ganti saja dengan gula rendah kalori seperti Tropicana Slim misalnya. Selain dapat menghindarkan kamu dari diabetes, gula rendah kalori semacam ini juga tidak dapat membuatmu gemuk

Jadi, siapa bilang es campur hanya bisa dinikmati oleh mereka yang sedang tidak berdiet? Bahkan, dengan menu seperti di atas, kamu yang sedang berdiet pun sangat disarankan untuk mencoba resep es campur ini.

Baca juga di sini

https://review.bukalapak.com/food/resep-es-campur-segar-ini-pas-diseruput-di-tengah-hari-43456

Jangan Lapar Mata, Ini Tips Agar Hemat Belanja Kebutuhan Bayi

Belanja kebutuhan bayi memang mengasyikkan. Saat kita berada di toko perlengkapan baby, hampir semua barang yang dijual terlihat, lucu, menarik, dan menyenangkan. Semua barang itu rasanya ingin dibeli semuanya. Tetapi, percayalah bahwa itu hanyalah sebuah lapar mata. Tentu tidak menjadi masalah jika kita memang memiliki budget yang banyak. Tetapi, perlu diingat bahwa masih banyak kebutuhan persalinan maupun kebutuhan tidak terduga saat menanti kehadiran si kecil. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika ibu harus berhemat dan menahan diri. Agar belanja menjadi lebih efektif dan efisien, ada beberapa tips yang bisa ibu terapkan.

Berikut adalah beberapa tips yang mungkin akan berguna.

Cara-Menghemat-Kebutuhan-Bayi.jpg (800×600)

  1. Membuat daftar perlengkapan bayi baru lahir dan jumlahnya

Jauh hari sebelum bayi lahir, ada baiknya ibu mencicil mencatat daftar perlengkapan kebutuhan yang nantinya diperlukan. Kebutuhan ini meliputi kebutuhan bayi maupun ibu, baik dari pakaian, peralatan atau bahkan furnitur ruang bayi. Kalau bisa, ibu membuat daftar yang rinci mulai dari merk, jenis bahan dan berapa jumlah yang dibutuhkan. Hal ini tentu akan memudahkan ibu saat belanja kebutuhan bayi.

form-daftar-belanja-bulanan-e1443814830278.jpg (600×400)

  1. Menentukan jumlah barang

Saat ibu membuat daftar perlengkapan, ibu juga harus menuliskan berapa kira kira jumlah yang diperlukan. Misalnya, ibu merencanakan berapa kali dalam satu minggu akan mencuci pakaian. Nah, ini sangat penting untuk dikalkulasikan. Misalnya seberapa sering nanti bayi harus berganti baju dalam sehari, dan berapa kebutuhan yang diperlukan sampai ibu bisa mencuci baju itu lagi. Kebutuhan pakaian bayi ini juga lumayan tinggi karena bayi akan sering buang air atau ketumpahan sesuatu. Kemudian hal hal seperti botol susu, jika ibu merencakan untuk memberikan ASI eksklusif dan memungkinkan untuk direct feeding, ada baiknya untuk tidak membeli dulu botol susu ini.

  1. Beli baju bayi dengan nomor agak besar

Jika ibu membeli pakaian bayi, pastikan untuk tidak membeli terlalu banyak pakaian untuk usia new born alias bayi baru lahir. Hal ini tentu karena bayi sangat cepat tumbuh kembangnya. Dalam waktu yang singkat, baju sudah tidak akan muat digunakan. Kemudian, tidak ada salahnya jika ibu memilih baju yang beurukuran beberapa nomor di atasnya. Namun juga jangan terlalu jauh ukurannya karena membuat bayi tidak nyaman. Sebisa mungkin juga tidak membeli terlalu banyak pakaian pergi karena tidak jarang ibu akan mendapatkan hadiah baju dari keluarga dan sahabat.

  1. Cermat membeli popok

Jangan dulu ibu menyimpan stok popok kain dalam jumlah yang terlalu banyak. Hal ini karena ada kemungkinan ibu kurang cocok dengan ritme penggunaan popok kain yang sangat sering berganti. Namun jangan pula banyak menyimpan stok diaper usia new born. Penggunaan diaper pada bayi sangat memungkinkan timbul ruam bayi. Ruam ini muncul baik karena iritasi dari kotora tubuh bayi, bisa juga karena tidak cocok dengan merk tertentu.

  1. Membeli dalam jumlah banyak dan mencari diskon

Ibu harus cermat dalam membeli barang barang kebutuhan bayi tersebut. Sebisa mungkin membeli dalam jumlah banyak agar mendapat potongan harga. Atau ibu juga bisa berbelanja di pusat perbelanjaan grosir. Salah satu tips yang bisa ibu terapkan, coba hitung harga per satuan barang. Hal ini karena ada beberapa produk yang justru lebih murah harga per satuan barangnya dalam kemasan yang kecil dibandingkan saat membeli kemasan yang besar.

ASI Perah Bertahan Berapa Lama? Yuk Ketahui Bersama!

Tetap memberikan ASI di waktu tidak bersama bayi adalah suatu keharusan bagi ibu. Sekarang ini sudah banyak metode yang memudahkan ibu untuk bisa memerah ASI-nya, salah satunya adalah dengan menggunakan pompa ASI Pigeon. Ibu bisa menggunakannya di rumah ataupun membawanya ke tempat kerja.

Keluarga ataupun saudara akan sangat membantu dalam memberikan asi perah kepada bayi jika ibu sedang tidak disamping bayi, namun demikian ibu dan juga orang di sekitarnya harus tahu ASI perah bertahan berapa lama dan dengan metode penyimpanan yang bagaimana.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai kualitas dari berbagai macam ASI.

  1. ASI Segar

ASI segar adalah ASI yang baru saja diperah dan akan langsung diberikan kepada bayi. Untuk ibu yang baru melahirnya, memberikan ASI memanglah tidaklah mudah, beberapa ibu bahkan tidak bisa memberikan ASI-nya setelah melahirnya. ASI yang di produksi ibu setelah melahirnya sampai lima hari pasca melahirkan disebut kolostrum yang mempunyai ciri khas warna agak kuning dan kental. Kolostrum yang diperah bisa bertahan selama 12—24 jam setiap kali ibu memerah ASI dengan suhu ruang 25oC.

Setelah lewat dari lima hari pasca melahirkan, ibu akan memproduksi ASI matang. Apabila ASI matang ini diperah, Ibu juga harus memperhatikan suhu dan juga penyimpanannya. Jika ibu menyimpan ASIP (ASI Perah) pada suhu ruang 15oC maka akan kualitas akan terjaga sampai 24 jam, namun jika ibu menyimpan ASIP pada suhu 19-22oC maka ASIP hanya akan bisa bertahan selama 10 jam. Berbeda jika ibu menyimpannya pada suhu ruang 25oC maka ASI akan bertahan selama 8 jam setelah ibu memerahnya.

Untuk penyimpanan ASI segar di kulkas, sebaiknya ibu menaruhnya di bagian dalam karena bagian tersebut mempunyai suhu yang paling dingin dan juga tidak akan terlalu berpengaruh ketika buka tutup kulkas. Penyimpanan di suhu 0-4oC bisa membuat ASIP bertahan selama 3-8 hari, sedangkan jika ASIP disimpan pada freezer di kulkas satu pintu maka akan aman diberikan kepada bayi selama 2 minggu. Untuk freezer di kulkas 2 pintu, maka ASI akan terjamin kualitasnya sampai 3—4 bulan, sedangkan penggunaan freezer khusus untuk ASIP saja dengan suhu di bawah 18oC maka ASIP akan aman dikonsumsi hingga 6-12 bulan.

 

  1. ASIP Beku

ASIP yang telah dikeluarkan dari freezer disebut dengan ASIP beku. Mungkin ibu bertanya, “ASI perah bertahan berapa lama lemari es?” Ibu bisa menaruhnya atau menyimpannya di bagian kulkas dengan waktu 24 jam. Untuk penyimpanan ASI beku di suhu ruang maka akan bertahan selama 4 jam saja. Jika bayi tidak habis meminum asi tersebut maka sebaiknya dibuang dan jangan dimasukkan ke freezer lagi. Untuk menyiasati agar ASI tidak terbuang karena bayi tidak habis meminumnya dalam sekali waktu, maka sebaiknya ibu menaruh ASIP pada kemasan sesuai dengan takaran minuman bayi.

 

  1. ASIP yang Dicairkan dengan Air Hangat

Untuk ASIP yang telah dicairkan, sebaiknya diminumkan segera ke bayinya. Ibu bisa menyimpan ASI yang telah di cairkan di lemari es selama 4 jam saja, dan sebaiknya hindari untuk memasukkan ke dalam freezer lagi.

Beberapa hal yang harus ibu perhatikan dalam menghangkatkan ASI adalah sebisa mungkin gunakan ASIP yang diambil terlebih dahulu sehingga penting bagi ibu untuk memberikan label pada kemasan atau botol ASIP-nya.

Selain itu untuk mencairkan ASIP sebaiknya pada wadah yang berisi air hangat dan hindari mencairkannya di atas kompor langsung. Yang paling utama yakni cobalah ASI sebelum diberikan kepada bayi agar tahu kondisinya apakah masih layak atau tidak untuk dikonsumsi bayi.

Menjadi seorang ibu memang harus cekatan dalam berbagai hal salah satunya adalah penyimpanan ASI.

Untuk mendapatkan info tambahan mengenai ASIP, ibu bisa membacanya di https://review.bukalapak.com/mom/5-pompa-asi-pintar-ini-membuat-asi-eksklusif-semakin-lancar-678

 

Beragam Jenis Makanan untuk Bayi 1 tahun yang Bisa Bunda Berikan pada si Kecil

Selain biskuit Milna, biskuit Farley biasanya menjadi opsi yang dipilih Bunda dalam memenuhi nutrisi anak saat masa awal perkenalan MPASI. Sedangkan saat anak beranjak 1 tahun, biskuit umumnya tidak lagi menjadi menu utama, tetapi hanya sebagai cemilan yang Anda berikan pada buah hati Anda.

Untuk rekomendasi cemilan bayi penuh nutrisi lainnya bisa lihat di https://review.bukalapak.com/mom/bayi-doyan-ngemil-ini-5-rekomendasi-biskuit-bayi-yang-bernutrisi-tinggi-22660

Makanan untuk bayi 1 tahun tentu saja berbeda dengan bayi yang baru masuk fase awal MPASI. Pergantian menu makanan dari yang awalnya cair, ke tekstur yag lebih padat atau bahkan menu berat layaknya menu keluarga membuat Anda menemukan berbagai kendala dalam memberikan makanan pada si kecil.

Kendala tersebut biasanya di mulai dari buah hati Anda akan mulai memilih-milih makanan. Bahkan sudah mulai ada Gerakan Tutup Mulut karena menolak makanan setelah beberapa suapan. Bisa jadi Anda juga menemukan kendala lainnya karena si Anak mengemut makanannya di dalam mulut sehingga proses makan akan membutuhkan waktu yang sangat lama.

Meski begitu, sebagai Ibu tentu saja Anda tidak boleh menyerah. Anda tetap harus menjaga kecukupann gizi anak Anda dengan memberikan makanan untuk bayi 1 tahun yang sehat dan bergizi.

Berikut adalah makanan yang direkomendasikan untuk dimakan bayi pada usia 1 tahun:

  1. Ubi

Ubi terutama ubi manis mengandung banyak vitamin A dan C. Tidak hanya itu, Ubi juga mengandung fitokimia yang berfungsi sebagai benteng bagi tubuh atas serangan berbagai penyakit.

  1. Daging

Baik daging ayam maupun daging merah baik untuk si kecil. Daging mengandung zat besi yang sangat baik bagi pertumbuhan anak. Berikan daging dengan frekuensi 2—3 kali saja dalam seminggu.

  1. Ikan

Ikan memiliki protein rendah lemak, selenium, kalsium, dan magnesium yang sangat baik dalam menangkal radikal bebas si buah hati. Bahkan ikan seperti salmon dan tongkol mengandung lemak esensial yang  baik dalam menunjang perkembangan otak buah hati Anda.

  1. Wortel

Betakaroten yang terdapat di dalam wortel bisa dikonversi menjadi vitamin A yang mendukung kesehatan mata anak Anda.

  1. Tomat

Kandungan antioksidan yang bernama likopen di dalamnya mampu mencegah penyakit kanker dan penyakit jantung bagi anak Anda.

  1. Jeruk

Vitamin C yang terkandung di dalam buah jeruk sangat penting dalam penyerapan zat besi di dalam tubuh anak. Ada baiknya bila anak diberikan jeruk setiap hari agar asupan vitamin c-nya tercukupi.

  1. Sayuran

Tidak sembarang sayuran, tetapi sayuran yang berwarna lebih terang. Mengapa? Karena sayuran jenis ini mengandung aneka fitokimia yang mencegah beragam penyakit, misalnya jantung coroner dan kanker.

  1. Susu

Anak yang berusia 1 tahun masih membutuhkan susu. Bahkan hingga 2 tahun anak masih bisa bergantung terus pada ASI loh! Jika ASI Anda tidak mencukupi, Anda bisa memilih susu formula sebagai alternatif lainnya.

  1. Nasi Coklat

Brown rice ini mengandung lebih banyak vitamin B, protein, dan mineral dibandingkan nasi putih biasa yang dikonsumsi orang Indonesia. Nasi coklat ini juga memiliki kandungan karbohidrat kompleks sehingga lebih lama diserap tubuh. Hal ini membuat glukosa darah sebagai sumber energi siap pakai bisa lebih stabil dan mencegah terjadinya diabetes.