Cara Merawat Kucing Si Primadona dari Persia

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, kucing Persia merupakan salah satu jenis kucing yang sangat diminati untuk dijadikan hewan peliharaan. Harganya pun lumayan mahal. Pembawaanya yang kalem dan lembut bahkan menjadikannya primadona di kalangannya. Seringkali ada pertanyaan apakah sulit cara merawat kucing si primadona dari Persia ini?

Pemeliharaan kucing Persia tidaklah sesulit yang dibayangkan. Apalagi jika ini menyangkut kesenangan dan perhatian terhadap hewan kesayangan. Perawatan rutin harus dijadikan komitmen dasar sebelum memutuskan merawatnya. Memang butuh perhatian lebih, apalagi bulu-bulunya yang halus butuh perawatan khusus agar bulu-bulu tersebut tetap cantik, indah dan sehat.

Ini dia, kiat-kiat dasar merawat kucing Persia:

  • Siasati perawatan bulunya yang panjang dengan menyikat atau menyisirnya setiap hari. Tidak seperti jenis kucing kampung, kucing Persia memiliki keterbatasan dalam merawat bulunya sendiri. Sisirlah menggunakan sisir logam sebanyak 2 kali sehari untuk mencegah bulu kusut dan memastikan bulu mereka tetap bersih dan terjaga.
  • Menyeka bulu kucing Persia dengan tisu bayi setiap hari sebagai perawatan tambahan.
  • Hal terbaik yang kita lakukan apabila bulu kucing sudah terlanjur kusut adalah meminta bantuan professional. Bulu kusut bisa menyakiti dan membuat kulit tertarik dan terluka.
  • Salah satu permasalahan kucing Persia adalah cenderung banyak mengeluarkan air mata. Untuk itu, belilah tisu mata yang sesuai untuk membersihkan mata dan daerah hidung kucing. Bagian hidung juga perlu kita bersihkan karena bisa saja tersumbat. Membersihkan telinga juga harus rutin. Kita bisa mengeceknya setiap hari. Apabila kotor, segera bersihkan dengan cotton buds. Jangan lupa untuk memotong kuku. Biasanya dilakukan dua minggu setelah pemotongan terakhir.

Baca Juga:Cara Merawat Kucing dan Jenisnya

  • Berilah makanan khusus yang cocok. Makanan yang baik tentunya adalah yang mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan agar kucing selalu tampil energi dengan bulu yang tumbuh indah dan mengkilap.
  • Sebagai pemilik, hendaknya kita menyediakan waktu luang untuk bermain dengan kucing sebagai bentuk kasih sayang. Selain bisa membuatnya tetap aktif dan mengurangi kebosanan, bermain bersama kucing bisa menghidarkan kita dari stress.
  • Kucing jenis ini menyukai tempat tinggal yang nyaman dan bersih, untuk itu tempat pembuangan kotoran harus dibersihkan setiap hari.
  • Ajaklah kucing untuk berjemur .
  • Lakukan vaksinasi, obat cacing, kontrol ke dokter hewan secara rutin. Vaksinasi dilakukan untuk mencegah virus berbahaya agar tidak menjangkiti kucing kita. Jangan lupa beri obat cacing. Kita tidak bisa mendeteksi kucing cacingan. Kita baru mengetahuinya ketika ada cacing keluar bercampur kotoran kucing. Pemberian obat ini dilakukan 3 bulan sekali.
  • Jangan malu bertanya dan meminta bantuan breeder tempat adopsi dan saling berkomunikasi. Cattery yang bertanggungjawab akan selalu membimbing adapternya dengan memberikan saran-saran yang baik. Kita bisa juga bertanya kepada catlover lain. Dengan memanfaatkan kecanggihan media sosial, kita bisa bergabung di grup dan bertanya. Tetapi jangan jadikan itu semua sebagai acuan. Yang utama adalah kita tetap berkonsultasi dengan dokter hewan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *