Home Traveling Tempat wisata sejarah

Tempat wisata sejarah

by Beverley Kennedy

Tempat wisata yang baik adalah tempat wisata yang memberikan pengetahuan dan pengalaman yang akan dikenang dan membuat pengunjung ingin kembali ke tempat tersebut. Tempat wisata sejarah pada beberapa kota di Indonesia kini sudah mulai di lupakan dan menjadi semakin sulit mempertahankan keberadaannya diantara tempat-tempat wisata lain yang ada di kota tersebut. Bisa kita lihat di Jakarta, beberapa bangunan tua kini telah beralih fungsi menjadi pertokoan atau bahkan di ratakan dengan tanah sehingga generasi muda tidak bisa mengetahui sejarah yang menempel pada dinding bangunan-bangunan tersebut. Di kota Bandung, bangunan-bangunan tua dari jaman kolonial beberapa masih terjaga dan sebagian pun di alih fungsikan sebagai pertokoan dan galeri seperti yang bisa di lihat pada jalan Braga. Keputusan tersebut kembali kepada pemerintah daerah yang mewakili kota-kota tersebut. Di kota-kota lain di pulau Jawa, masih dapat dilihat dan dinikmati bersama sejarah yang terkandung. Selain bangunan tua, juga terdapat museum-museum yang menjadi destinasi bagi turis domestik maupun turis mancanegara. Di kota Jakarta, museum-museum ini terletak di seantero kota, hanya beberapa yang berada pada lokasi yang berdekatan, seperti wilayah Kota Tua Jakarta.

Baca Juga : Tips liburan Packing Ramah Lingkungan

Bagaimana kita membantu melestarikan bangunan-bangunan ini dan menjaga agar sejarah yang melekat tidak ikut punah ketika bangunan-bangunan tersebut di robohkan atau di alih fungsikan oleh pemerintah. Pertama yang bisa dilakukan adalah dengan membuat masyarakat sadar dengan kebutuhan akan informasi mengenai sejarah. Dengan kesadaran ini tentunya akan mempermudah promosi dan kampanye tentang tempat wisata sejarah. Pernah ada suatu tur dari salah satu komunitas yang memperkenalkan wisata sejarah yang terdapat di kota Bandung. Dengan berbekal booklet tentang sejarah bangunan-bangunan tua di bandung, perserta acara diajak berjalan kaki menyusuri jalanan kota Bandung. Bangunan-bangunan tersebut antara lain adalah Societet Concordia, De Vries, Savoy Homan, Preanger, Tamblong, Naripan, Maison Bogerijn di Bragaweg, Gedung Landraad dan masih banyak lagi daftar nama gedung-gedung tua yang memiliki nilai sejarah tersebut. Terdapat aturan main yang perlu di baca sebelum mengikuti acara ini. Dan uniknya booklet tersebut di tulis dalam ejaan lama yang semakin membuat acara tersebut menarik dan sarat akan pengetahuan. Tertulis seperti ini “djika kamoe masi masoek golongan inlander jang anggap sedjarah hanja ilmoe kompleksitas kronologis jang boeat harimoe djemoe en moelijk…, maka tjobahlahloepakansedjenak kata ..Sedjarah”.

READ  Intip 5 Manfaat Berkebun untuk Kesehatan Fisik dan Mental Berikut yang Belum Banyak Diketahui

Dikutip dari booklet Bandoeng Vacantie: Wisata Sedjarah Boedaja Kota yang menjadi judul dari acara yang berpendidikan dan berbobot. Dengan pengetahuan tempat wisata dan bangunan sejarah seperti yang di berikan pada acara seperti ini, tentu masyarakat akan semakin mudah memahami pentingnya sejarah untuk dipertahankan dalam ingata. Terkadang, dengan mengingat apa yang sudah diperjuangkan akan membuat diri sendiri, masyarakat dan bangsa menjadi semakin erat dalam rasa persatuan dan kesatuan. Dan tentu saja bukan hanya di kota Bandung, acara seperti ini bisa dilakukan di setiap kota yang memiliki masyarakat yang peduli terhadap bangsa dan negara.

Semoga ulasan singkat ini bisa menyentuh hati para pmbaca untuk mendukung solidaritas terhadap sejarah dan semua yang berhubungan dengan sejarah, yang masih bertahan hingga masa kini.

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More