Home Aneka Hobi Mengenal Berbagai Peralatan Panjat Tebing untuk Keamanan

Mengenal Berbagai Peralatan Panjat Tebing untuk Keamanan

by Beverley Kennedy

Panjat tebing merupakan salah satu olahraga yang memacu adrenalin. Mendaki ke puncak tebing dengan peralatan yang relatif sederhana ini tentu membutuhkan ketangkasan dan nyali. Selain itu, dibutuhkan insting yang tajam untuk menentukan titik pijakan paling kuat dan mudah dijangkau agar mampu mencapai puncak tebing dengan aman dan dalam waktu yang cepat. Meskipun mengandalkan ketangkasan si pemanjat atau climber, panjat tebing tetap membutuhkan berbagai peralatan untuk menjamin keamanan climber dari kecelakaan fatal. Berada di ketinggian tanpa menggunakan alat pengaman dan perlengkapan pelindung tentu merupakan hal yang konyol dan membahayakan diri sendiri. Berikut ini akan dibahas mengenai bebagai peralatan panjat tebing yang berfungsi sebagai pengaman.

Tali Karmantel

Tali karmantel merupakan salah satu peralatan panjat tebing yang wajib karena berfungsi sebagai pengaman tubuh apabila cengkeraman tangan pada tebing terlepas dan membuat pemanjat terjatuh. Fungsi dari tali karmentel adalah mengamankan tubuh pemanjat agar tidak jatuh ke tanah. Tali karmentel sendiri dibagi menjadi tiga macam berdasarkan kelenturan dan fungsinya masing-masing, yaitu: tali statis yang memiliki diameter 10,5 mm yang berfungsi untuk rappeling atau turun dari ketinggian; tali dinamis yang memiliki daya lentur tinggi yang berfungsi untuk rock climbing; dan tali semi statis yang biasanya digunakan untuk kegiatan rescue. Tali karmentel yang disiapkan harus lebih panjang dari ukuran tinggi tebinng agar bisa menjadi alat pengaman yang baik.

Hardness

Hardness merupakan alat penopang tubuh yang terikat di pinggang dengan dua ruas tali yang berfungsi sebagai penopang kedua sisi paha. Hardness akan dihubungkan dengan tali karmantel untuk menahan tubuh pendaki ketika pegangannya terlepas. Hardness sendiri terbagi menjadi tiga macam, yaitu seat hardness yang difasilitasi dengan dudukan di bagian bokong, chest hardness yang difasilitasi dengan silangan tali untuk menopang bokong dan paha, dan full body hardness yang melilit di seluruh tubuh yang biasa digunakan di medan salju.

Carabiner

READ  Teknik Dasar Bermain Gitar Bagi yang Baru Belajar

Carabiner merupakan cincin kait yang berfungsi menghubungkan satu alat dengan alat yang lainnya, misalnya antara tali karmantel dengan hardness, dan tidak jarang pula dikaitkan dengan ascender atau descender. Cincin kait ini diproduksi dari bahan alunium alloy yang dikenal ringan namun memiliki kekuatan tinggi sehingga tidak mudah patah, sehingga cukup aman digunakan sebagai penghubung antar tali yang menopang tubuh pendaki. Kekuatan carabiner ini terletak pada bagian pennya. Terdapat dua jenis carabiner yang umum digunakan oleh pemanjat, yaitu carabiner screw gate yang dilengkapi dengan kunci pengaman, dan carabiner snapgate yang didesain tanpa kunci.

Ascender dan Deskencer

Ascender merupakan alat bantu untuk menaiki lintasan tali. Sementara descender berfungsi untuk membantu pemanjat ketika menuruni tali dan berfungsi menahan laju agar pendaki tidak meluncur dengan bebas.

Selain peralatan panjat tebing sebagaimana di atas, masih banyak lagi peralatan penting lainnya, seperti hammer (palu) yang berfungsi melepas piton pada celah dan untuk memaku bolt. Dan piton yang merupakan paku tebing.

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More