Home Aneka Hobi Memicu Adrenalin, Ini Dia Tips-tips Bagi Paralayang Pemula

Memicu Adrenalin, Ini Dia Tips-tips Bagi Paralayang Pemula

by Beverley Kennedy

Paralayang muncul pada awal tahun 80-an. Ini merupakan cabang dari olahraga terbang bebas. Dengan mengunakan parasut yang bisa diterbangkan untuk mengangkat tubuh, olah raga ini biasanya dilakukan di lereng bukit atau gunung yang bisa memanfaatkan angin. Siapa pun bisa melakukan olah raga ini, baik pria maupun wanita. Kalau di bawah 17 tahun, biasanya harus meminta izin orang tua dengan dipandu oleh ahlinya. Nah, bagi Anda yang mulai tertarik terhadap jenis olah raga yang memicu adrenalin, ini dia tips-tips bagi paralayang pemula:

  • Siapkan kondisi keuangan Anda

Olah raga jenis ini boleh dikatakan mahal. Sekali penerbangan, Anda harus mengeluarkan kocek sekitar 300 ribu – 600 ribu. Namun ini tidak akan sebanding dengan kepuasan dan pengalaman seru Anda ketika berada di udara.

  • Siapkan kesehatan Anda

Periksakan kesehatan diri Anda sebelum melakukan olah raga ini. Periksa di sini meliputi jasmani dan rohani. Ini sangat penting untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Bayangkan jika Anda sedang masuk angin dan memaksa terbang, atau Anda yang sedang depresi lalu memaksa untuk loncat dari parasut saat di ketinggian. Tentu ini akan membahayakan jiwa Anda, bukan?

  • Pilih tempat paralayang yang berkualitas

Bagi pemula, ketakutan adalah hal wajar yang menyerang diri. Untuk itu, sebelum melakukan olah raga ini, disarankan agar memilih tempat paralayang dengan kualitas dan fasilitas bersertifikat FASI (Federasi Aeoro Sport Indonesia). Dengan begitu, ketika Anda terbang tinggi, Anda tak perlu merasa khawatir jatuh.

Baca Juga:Ini Dia, 5 Lokasi Terbaik Pecinta Paralayang

  • Gunakan peralatan dengan baik

Perlengkapan utamanya antara lain parasut utama dan cadangan, harness (sabuk), dan helmet. Perlengkapan pendukung yang diperlukan antara lain variometer, radio/ HT, GPS, windmeter, peta lokasi terbang, dll. Sedang perlengkapan  pakaian penerbang antara lain baju terbang, sarung tangan dan sepatu boot.

  • Ikuti perintah instruktur saat hendak terbang

Sebelum mempunyai lisensi terbang, Anda akan dipandu oleh instruktur yang ditunjuk untuk menemani penerbangan. Instruktur tersebut biasanya duduk di belakang Anda. Intrukstur inilah yang nantinya akan mengendalikan parasut agar stabil hingga ke lokasi pendaratan. Oleh karena itu, kerja sama Anda dan instruktur sangat dibutuhkan apalagi menjelang terbang. Berlari jika disuruh berlari. Jangan sampai berhenti atau melompat apabila tidak diminta demikian.

  • Jangan panik saat di ketinggian

Ketika di ketinggian, usahakan jangan panik sebab hal ini akan menganggu konsentrasi instruktur. Sebelum terbang, pihak operator memberi Anda tongsis dan menyediakan kamera (biasanya terpasang di helmet). Silahkan ber-selfie ria dan tunjukkan bahwa Anda bisa menaklukan di ketinggian. Setelah itu, pajang foto tersebut di media sosial. Banjir pujian akan menghampiri Anda.

  • Ikuti perintah instruktur saat turun

Fase terakhir olahraga ini adalah landing (turun). Fase ini juga terbilang penting dan masih membutuhkan kerja sama dengan instruktur agar tidak terjadi cedera kaki saat landing.

See also  Tempat Wisata Kuliner Di Yogja Yang Wajib Anda Kunjungi

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More