Home Aneka Hobi Mainan Tradisional yang Hampir Punah Dimakan Zaman

Mainan Tradisional yang Hampir Punah Dimakan Zaman

by Beverley Kennedy
Mainan Tradisional yang Hampir Punah Dimakan Zaman

Perkembangan tekhnologi yang semakin masif di berbagai sektor tidak dapat dipungkiri memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap perubahan lingkungan. Tekhnologi industri menjadi salah satu indikator penting yang mampu memberikan jalan untuk segala perubahan tersebut. Manfaatnya pun sangat nyata dirasakan oleh semua kalangan dari berbagai ragam usia, jenis kelamin, tingkat ekonomi dan sosial. Akan tetapi di lain sisi perkembangan tekhnologi industri justru membuat berbagai hal tradisional mati dengan sendirinya. Salah satu yang terkena dampak sangat signifikan yakni mainan tradisional. Berikut beberapa jenis-jenis mainan tradisional yang hampir punah dimakan zaman:

Mainan Tradisional yang Hampir Punah Dimakan Zaman

  • Meriam Bambu

Mainan tradisional ini terbuat dari bambu yang berukuran cukup besar. Permainan ini biasanya menjadi permainan musiman yang senantiasa ramai pada Bulan suci Ramadhan. Anak-anak di era 90an menjadikan meriam bambu sebagai permainan untuk menunggu saat berbuka puasa.

Peluru yang digunakan pada meriam bambu ini menggunakan karbit yang dipanaskan. Suara dentumannya cukup keras sehingga permainan ini biasa dilakukan pada jarak yang berjauhan.

Pada saat ini meriam bambu sudah jarang sekali terdengar dentumannya karena anak-anak lebih suka bermain petasan karena dianggap lebih praktis dan kekinian.

  • Ketapel

Ketapel merupakan mainan tradisional yang sangat sederhana, bahan dasar nya pun sangat gampang ditemukan karena terbuat dari batang pohon kecil atau kayu yang dibentuk huruf Y. Bagian atasnya (kanan dan kiri) diikat dengan karet yang menyatu dan ditengahnya diikat sebuah kulit atau kain sebagai tempat kerikil di lontarkan.

Ketapel biasa dimainkan anak-anak terdahulu untuk berburu burung atau sekedar berlomba mengenai target yang ditentukan. Saat ini ketapel sudah sangat jarang dimainkan, anak-anak lebih memilih jenis permainan yang berbasis online.

  • Lompat Tali

Lompat tali adalah jenis mainan tradisional yang banyak dimainkan oleh anak-anak perempuan jaman dulu. Permainan ini merupakan permaninan tim dan memerlukan kerjasama yang baik. Tali yang digunakan umumnya terbuat dari karet gelang yang disambung sedemikian rupa hingga membentuk tali yang panjang.

Cara memainkannya sangat sederhana, biasanya membutuhkan minimal 3 orang dimana 2 orang bertugas untuk memegangi tali di setiap sisi dan 1 orang berada di tengah untuk melompati tali yang diayunkan. Biasanya setiap orang saling bergantian untuk melompat dan pemenangnya ditentukan oleh jumlah lompatan bersih yang berhasil dimainkan tanpa menyentuh tali yang berayun.

  • Egrang

Egrang merupakan jenis mainan tradisional yang sangat membutuhkan ketenangan dan keseimbangan dari penggunanya, karena jenis permainan ini memang cukup sulit untuk dimainkan.

Permainan egrang menggunakan dua buah bambu yang dipasang pijakan untuk digunakan sebagai tumpuan kaki bagi pemainnya. Biasanya egrang dimainkan oleh beberapa orang sebagai bentuk perlombaan dimana pemenangnya merupakan pemain yang bisa berjalan lebih jauh dari yang lainnya tanpa terjatuh.

READ  Merawat Anjing Sakit Karena Cacingan

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More