Home Tips Liburan ke Jepang, Mainan Tradisional Ini Wajib Anda Bawa Pulang

Liburan ke Jepang, Mainan Tradisional Ini Wajib Anda Bawa Pulang

by Beverley Kennedy
Liburan ke Jepang, Mainan Tradisional Ini Wajib Anda Bawa Pulang

Reputasi Jepang sebagai salah satu negara termaju di dunia tentunya sudah bukan lagi menjadi rahasia. Selain dikenal karena kedisiplinan masyarakatnya, negeri Sakura ini juga dikenal memiliki ragam seni dan budaya. Tak ayal, banyak orang menjadikan Jepang sebagai tujuan destinasi liburan mereka.

Liburan ke Jepang, Mainan Tradisional Ini Wajib Anda Bawa Pulang

Jika berlibur ke Jepang, jangan lupa membawa pula khas oleh-oleh dari sana. Salah satu yang khas dari Jepang adalah mainan tradisioanal mereka yang beragam. Berikut beberapa mainan yang wajib Anda bawa pulang dari Jepang:

Karuta

Karuta berasal dari kata “carta”, yang merupakan bahasa Portugis yang artinya surat, lembaran surat, atau kartu. Jika dulu karuta dimainkan dengan kartu remi, sekarang dikenal hanafuda menggunakan satu set kartu yang terdiri dari yomifuda (untuk dibaca) dan torifuda (untuk diambil). 

Daruma Otoshi

Mainan yang satu ini terbilang sangat simple. Jangan salah meski terlihat sederhana namun cara mainnya terbilang cukup menantang. Cara bermainnya yaitu dengan menumpuk beberapa potong kayu dan posisi paling atas diletakkan boneka Daruma. Ada lima bagian, yang masing-masing bagiannya sewarna dengan warna pelangi (biru, merah, kuning, hijau).

Kemudian mainan tradisional ini dimainkan dengan cara memukul satu persatu potongan kayu tersebut dari paling bawah sampai ke atas. Namun, Anda tidak boleh memukul semuanya sekaligus, atau jangan sampai tumpukan kayu jatuh semua. Jika hal tersebut terjadi, Anda dianggap gagal dalam permainan.

Ohajiki

Mainan khas ini sebenarnya hampir sama dengan mainan Indonesia, yaitu kelereng atau yang lebih dikenal sebagai gundu. Hanya saja, jika kelereng berbentuk bulat, maka ohajiki berbentuk pipih dengan diameter 1-1,5 cm. Lalu, cara mainnya yaitu dengan membidik kelerengnya ke kelereng yang lain. 

Otedama

READ  Tips Travelling yang Perlu Diperhatikan

Mainan tradisional Jepang juga ada yang hanya dimainkan oleh anak-anak perempuan, otedama misalnya. Permainannya dilakukan dengan lima kantung kecil berisi biji-bijian. Kemudian anak-anak diminta melempar dan menangkap kantung tersebut. Permainan ini bisa dilakukan sendiri atau beramai-ramai.

Ayatori

Selain Otedama, ada lagi Ayatori yang merupakan permainan tradisional yang sering dimainkan oleh anak perempuan. Cara memainkannya dengan menggunakan tali yang dibuat menjadi berbagai macam bentuk. Permainan ini dikenal juga sebagai seni melipat tali. Ayatori bisa dimainkan sendiri atau bersama teman. Ketika bersaing, satu pemain memegang talinya dalam bentuk tertentu kemudian yang lainnya mengambil string sementara untuk membuat bentuk yang berbeda. Jika membuat kesalahan bentuk, maka dinyatakan kalah.

Koma

Jepang juga memiliki mainan tradisional gasing. Koma sudah populer sejak tahun 1920-an. Material pembuatannya bermacam-macam, ada yang dari besi atau kayu. Material yang populer terbuat dari besi. Cara bermain koma sama persis dengan permainan gasing. Koma dilengkapi dengan tali untuk memutarnya, lalu butuh keterampilan tangan untuk memutar ujung kepalanya. Jika Anda bermain bersama teman, maka koma dengan putaran paling lama adalah pemenangnya.

 

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More