Home Aneka Hobi Gasing Sebagai Permainan Tradisional yang Perlu Dilestarikan

Gasing Sebagai Permainan Tradisional yang Perlu Dilestarikan

by Beverley Kennedy

Banyak sekali permainan yang ada di Nusantara. Ada yang berupa permainan tradisional, ada pula yang berupa permainan modern. Mungkin untuk masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan tidak asing dengan segala permainan tradisional. Beda dengan anak yang tinggal di daerah perkotaan. Mungkin untuk anak daerah perkotaan sudah terlalu asik dengan permainan modern. Disini akan diulas mengenai permainan tradisional, yaitu gasing

Mainan ini bisa fokus berputar pada porosnya, karena disebabkan oleh keseimbangan pada satu titik. Permainan ini bisa diperkirakan menjadi kategori mainan yang tertua di dunia. Situs arkeologi sudah banyak yang menemukan artefak ini diberbagai negara. Karena ada diberbagai kebudayaan negara, permainan ini bisa dikatakan universal. Jadi, ternyata tidak hanya berada di Indonesia saja.

Berikut perbedaan antara gasing tradisional dan modern.

  • Untuk yang tradisional bahannya terbuat dari kayu. Pada umumnya diambil yang bagian akar atau tengah, karena dianggap sebagai bagian yang terkuat dari kayu tersebut.
  • Sedangkan yang modern terbuat dari bahan plastik. Karena mungkin kayu yang biasanya digunakan untuk membuat mainan ini, untuk sekarang sudah sangat langka.
  • Jenis kayu yang digunakan biasanya kayu mentigi, kayu leban, kayu menggeris, kayu besi, dan sejenisnya.
  • Tali yang digunakan untuk yang tradisional biasanya terbuat dari kulit pohon. Karena lebih kuat pada saat dimainkan.
  • Sedangkan untuk tali yang modern, biasanya terbuat dari benang wol atau nilon.
  • Bagian mainan ini yang modern, juga terdapat magnet yang berfungsi untuk memancing gerakan. Mungkin agar bisa ditarik keatas kembali. Biasanya ada alat pelontar atau plastik yang bergerigi yang posisinya dimasukkan kedalam lubang, agar bisa berputar kencang.

Itulah beberapa perbedaan antara yang tradisional dan modern. Paling menonjol dalam perbedaan tersebut adalah bagian bahannya. Karena mungkin bahan-bahan yang digunakan pada zaman dahulu sudah sangat langka, bahkan mungkin sudah tidak ada lagi. Jadi, kebanyakan untuk yang modern bahan pembuatannya menggunakan bahan plastik. Tentu saja lebih enak dipegang yang terbuat dari bahan kayu. Selain bentuknya yang elegan, juga tahan lama. Permainan ini untuk sekarang memang masih ada sebagian yang memainkannya. Tapi sudah tidak ada lagi yang berbahan dasar kayu. Kebanyakan sudah berbahan plastik

Perlunya menjaga kelestarian permainan gasing ini, karena ini adalah permainan turun temurun dari nenek moyang, yang mungkin mempunyai sejarah dari dahulunya. Atau juga bisa mengandung filosofi tersendiri bagi yang memainkan permainan tersebut. Biasanya permainan ini dimainkan dengan cara ditarik atau dilempar di area tanah yang datar, dan pada saat itu bisa berputar beberapa menit lamanya. Dan lama atau tidaknya mainan ini berputar, ditentukan dengan seberapa profesionalnya pemain. Bahkan untuk pemain yang profesional, bisa memutarkan pada jari tangannya

READ  Tips Melakukan Wisata Kuliner yang Tepat yang Bisa Anda Terapkan

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More