Home Aneka Hobi Fakta Menakjubkan Seputar Gerakan Bayi dalam Kandungan

Fakta Menakjubkan Seputar Gerakan Bayi dalam Kandungan

by Beverley Kennedy

Ketika bayi dalam kandungan bergerak atau menendang, hal tersebut bisa menjadi masa-masa spesial bagi sang ibu. Namun, ternyata, setiap tendangan bayi dalam kandungan memiliki arti, dan berikut ini adalah fakta menakjubkan seputar gerakan bayi dalam kandungan..  

Bukan Sekadar Tendangan

Tendangan yang dirasakan oleh ibu dari bayi dalam kandungan, sebenarnya bukan hanya sekadar tendangan, dikarenakan tendangan bayi bisa berupa gerakan tangan, cegukan, diafragma, berpindah letak dari satu sisi ke sisi lainnya. Saat bayi mulai bergerak dalam perut, pada saat itu pula ibu akan merasakan adanya peregangan pada otot perut.

Kepekaan Terhadap Lingkungan

Bayi yang ada dalam kandungan biasanya meregangkan anggota badannya untuk berpindah sehingga ibu akan merasakan sebuah tendangan. Gerakan yang dirasakan oleh para ibu ini adalah tendangan yang menjadi bagian normal dalam tumbuh kembang janin, apalagi saat bayi merasakan sesuatu terjadi di sekitarnya, sehingga bayi pun merangsang ibu dengan tendangan.

Bayi Menendang Setelah Ibu Makan

Bayi dalam kandungan yang memiliki perkembangan baik biasanya akan menendang sebanyak 15 hingga 20 kali dalam sehari. Bayi akan lebih sering menendang setelah ibu makan atau untuk merespon suara keras.

Baca Juga: Kenali Perkembangan Janin Saat Memasuki Usia 5 Bulan

Tendangan Pertama

Tendangan pertama biasanya akan dirasakan ibu pada usia 18-20 minggu. Semakin tua usia kandungan, maka tendangan bayi dalam kandungan akan semakin sering frekuensinya dan akan semakin meningkat ketika memasuki trimester ketiga.

Waspadai Tendangan yang Berkurang

Apabila ibu merasakan tendangan bayi berkurang dibandingkan biasanya, maka hal tersebut harus diwaspadai karena bisa jadi janin tidak mendapatkan oksigen atau nutrisi yang cukup. Segera periksakan keadaan janin ke dokter atau bidan agar di USG untuk memeriksa serta mengevaluasi denyut jantung serta gerakan janin. Terkadang, apabila ternyata terjadi masalah yang serius, maka persalinan bisa dipercepat agar bayi bisa diselamatkan karena adanya indikasi gerakan yang berkurang. Namun, ada pula penyebab berkurangnya gerakan janin disebabkan karena kadar gula dalam tubuh ibu yang mengalami penurunan. Apabila tendangan bayi berkurang pada usia 7 bulan ke atas, ada pula yang menyatakan bahwa hal tersebut disebabkan karena ruang gerak bayi semakin sempit sehingga membua gerakan bayi semakin sedikit, selain itu bayi dalam kandungan juga tak selalu melakukan pergerakan, ada kalinya janin beristirahat dalam rahim ibu.

Merasakan gerakan bayi dalam kandungan memang menakjubkan dan membahagiakan, khususnya bagi seorang ibu yang setiap saat dan setiap waktu berada dalam satu tubuh bersama janin. Ibu harus rutin memeriksakan kehamilan ke dokter atau bidan setiap bulannya untuk mengetahui kondisi si kecil dalam kandungan. Minimal lakukan USG 1 kali selama masa kehamilan untuk mengetahui kondisi dan gerakan janin.

See also  Ciri-Ciri Dan Kelebihan Jersey Grade Ori

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More