Home Tips Cara Menyimpan Makanan Hewan Peliharaan yang Baik dan Benar

Cara Menyimpan Makanan Hewan Peliharaan yang Baik dan Benar

by Beverley Kennedy
Cara Menyimpan Makanan Hewan Peliharaan yang Baik dan Benar

Memiliki hewan peliharaan di rumah memang sangat baik untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dan tanggung jawab. Hewan peliharaan, baik kucing, anjing, dlsb dipelihara tidak hanya sebagai pajangan atau teman di kala sepi saja. Layaknya makhluk hidup, hewan peliharaan juga membutuhkan makan, minum, dan tempat tinggal yang layak. Inilah kenapa rasa tanggung jawab akan terpancing dengan memelihara hewan peliharaan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Agar hewan pelihara sehat dan bugar, memberikan makanan yang tepat perlu diperhatikan. Mencari makanan hewan (pet food) yang cocok untuk kucing maupun anjing memang cukup menguras pikiran, terlebih jika makanan yang disimpan mengalami kerusakan sehingga tidak layak dikonsumsi.

 Cara Menyimpan Makanan Hewan Peliharaan yang Baik dan Benar

Pet food yang terbaik sekalipun jika cara menyimpannya tidak tepat akan mudah rusak karena ditumbuhi jamur, bakteri, hingga dimakan tikus. Tentu sayang uangnya juga sayang pet food tersebut menjadi tidak bisa digunakan. Untuk itu penting sekali menyimpan pet food dengan baik dan benar. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

  • Menyimpan kibble (makanan kering) di dalam wadah atau toples yang kedap udara.

Kebanyakan pemilik hewan peliharaan lebih senang menyimpan kibble (makanan kering) ke dalam toples karena lebih praktis. Namun sebaiknya jangan membuang plastik kemasannya. Taruhlah kibble di dalam toples kedap udara dengan masih berada pada bungkus kemasannya. Sedikit informasi, plastik kemasan kibble ini sangat berguna sekali untuk mencegah makanan hewan menjadi tengik karena lembab. Selain itu bungkus kemasannya akan diperlukan jika menemukan masalah dengan makanannya. Informasi yang terdapat pada bungkus kemasan tentu akan sangat membantu. Jadi, saat kemasan sudah dibuka, tutup kembali bagian bukaannya dengan digulung dan kemudian jepit dengan penjepit kertas dan simpan kembali pada toples setelah tidak digunakan.

  • Tidak mencampur kibble lama dengan yang baru.

Terkadang karena ingin meringkas tempat, kita mencampurkan kibble yang tinggal sedikit dengan kibble yang baru. Sebaiknya hindari melakukan hal ini. Bisa jadi kibble yang tinggal sedikit tersebut sudah expired date atau kadaluarsa, hingga ditumbuhi jamur dan bakteri. Hal ini tentu akan membahayakan kesehatan hewan peliharaan Anda karena kibble yang lama bisa mengkontaminasi kibble yang baru.

  • Menyimpan makanan basah dalam toples.

Untuk makanan basah dalam kaleng yang sudah terbuka karena sebagian dimakan oleh hewan peliharaan, sebaiknya jika masih sisa disimpan dalam toples kedap udara dan dimasukkan ke dalam kulkas. Hal ini akan lebih awet dikonsumsi untuk 5 hari ke depan.

  • Mengingat tiga elemen yang membuat makanan rusak.

Ada tiga elemen yang bisa merubah makanan menjadi rusak, yaitu udara, kelembapan, dan suhu. untuk pencegahannya simpan makanan hewan di tempat yang kedap udara, tidak lembab, dan menghindari tempat yang panas atau area yang terpapar sinar matahari.

See also  Cara Melestarikan Mainan Tradisional Di Zaman Modern Saat Ini

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More