Home Tanaman Cara Berkebun Asik Ala Hidroponik

Cara Berkebun Asik Ala Hidroponik

by Beverley Kennedy

Budidaya Hidroponik sekarang ini sangat popular. Tahukah Anda bahwa budidaya jenis ini berarti suatu metode bercocok tanam yang tanpa menggunakan media tanah akan tetapi hanya memanfaatkan air atau larutan mineral bernutrisi yang diperlukan tanaman dan bahan lainnya sebagai pengganti media tanah yang mengandung unsur hara. Contoh media penggantinya antara lain sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan genteng/batu bata, serbuk kayu, dan lain-lain. Bagi yang hobi berkebun namun tidak mempunyai lahan untuk bercocok tanam, cara berkebun asyik ala hidroponik ini bisa Anda jadikan andalan.

Adapun kelebihan dan alasan kuat mengapa Anda harus belajar metode ini, antara lain:

  1. Terbukti hemat. Anda tak perlu menyiram tanaman setiap hari karena larutan nutrisi/media larutan mineral sudah ditampung di wadah yang Anda pakai. Anda hanya perlu melakukan pengontrolan sesekali saja.
  2. Bisa menggunakan lahan kosong di pekarangan rumah, bahkan media tanaman bisa disusun secara bertingkat. Lingkungan cenderung lebih bersih dibanding dengan bercocok tanam di atas tanah. Tanaman
  3. Tidak menggunakan pestisida atau obat pembasmi hama yang akan merusak tanah sehingga aman bagi lingkungan. Hasil tanaman lebih cepat dengan kualitas yang terkontrol.
  4. Hasil tanaman bisa dimakan keseluruhan termasuk akar karena terbebas dari kotoran dan hama, juga rasa takut akan zat kimia dari pestisida

Ada dua macam teknik utama dalam bercocok tanam hidroponik yaitu dengan menggunakan larutan nutrisi dan menggunakan media pengganti. Perbedaan mendasar dari kedua teknik tersebut adalah teknik pertama hanya menggunakan media larutan nutrisi/air saja sementara teknik kedua, Anda bisa menggunakan media pengganti tanah sebagai tempat tumbuhnya akar seperti pecahan batu, serbuk kayu, dan lain-lain.

Cara berkebun hidroponik ini membuat Anda memanfaatkan benda-benda seperti botol bekas air mineral. Langkahnya cukup mudah, yaitu:

  • Potong botol bekas air mineral menjadi dua bagian
  • Panaskan paku, lalu lubangi bagian atas dan bawah untuk aerasi
  • Untuk sistem sumbu, lubangi tutup botol untuk memasukkan sumbu flannel dan biarkan di tempatnya.
  • Untuk sistem apung, buka tutupnya sehingga akar tanaman bisa menembus media lalu berkembang di permukaan larutan nutrisi.
  • Masukan larutan nutrisi ke botol bekas air mineral bagian bawah
  • Masukkan potongan botol bekas bagian atas dengan posisi terbalik ke potongan botol yang sudah diisi larutan nutrisi
  • Masukkan media tanam ke potongan botol bekas bagian atas

Baca Juga: Tips Merawat Anjing Agar Sehat

Adapun cara membuat larutan nutrisi hidroponik adalah sebagai berikut:

Bahan :

  • Pupuk urea 1000 gr
  • Pupuk KCL 1000 gr
  • Pupuk NPK 1000 gr
  • Pupuk daun Gandasil (Growmore) 50 gr

Peralatan

  • Ember bervolume 20 liter
  • Drum plastic bervolume 100 liter
  • Timbangan digital
  • Alat pengaduk
  • Air sumur, air sungai
  • Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7-10 hari

Cara membuat

Masukan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember bervolume 20 liter. Tuangkan air sumur sebanyak 20 liter ke ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk agar tidak ada pupuk yang mengendap. Tuangkan larutan pekatan tadi ke bak penampungan bervolume 100 liter. Kucurkan air sumur hingga penuh dan larutan nutrisi siap digunakan.

READ  Games Terbaru Sekedar Untuk Mengikuti Trend

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More